Apabila Anak Orang Putih Berkopiah

Monday, 31 December 2007

Seperkara yang menarik mengenai sistem pembelajaran sekolah rendah di UK ialah penumpuan terhadap pembacaan, pengalaman baru, skil dan bebas dari peperiksaan. Sesuatu yang tidak dapat difahami oleh warga UK jika kanak-kanak serendah darjah satu menduduki peperiksaan. Sesuatu yang tidak akan tergambar di dalam pemikiran mereka juga kerisauan ibu bapa mnejelang peperiksaan anak-anak mereka yang bersekolah di sekolah rendah. Kanak-kanak di sekolah lebih ditekankan dengan aspek pengetahuan, pembacaan dan juga meneroka perkara-perkara sekeliling mereka. Hal ini membuatkan kanak-kanak merasa seronok dan sentiasa bersemangat untuk ke sekolah.



Selain daripada keseronokan belajar di sekolah, kanak-kanak juga banyak didedahkan dengan perkara-perkara baru di dalam kehidupan mereka. Anak-anak sekecil tujuh tahun diberikan “assignment” untuk dicari lewat internet. Mereka juga didedahkan dengan pengalaman berkenalan dengan budaya baru dan agama-agama yang wujud melalui pelajaran Religious Education (RE). Mereka dibawa untuk melawat masjid, gereja dan tempat-tempat ibadat untuk berkenalan dengan agama-agama tersebut.



Saya sendiri agak terkejut apabila anak perempuan saya, Nusaybah sekecil 7 tahun diberikan assignment untuk mencari maklumat mengenai tuhan-tuhan Hindu melalui internet. Beliau juga pernah bertungkus lumus menyiapkan karangan tentang hijrah Nabi Muhammad SAW berdasarkan maklumat yang mereka perolehi dari buku-buku dan juga internet.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments  

Family

Sunday, 30 December 2007

I ran into a stranger as he passed by, "Oh excuse me please" was my reply.

He said, "Please excuse me too; I wasn't watching for you."

We were very polite, this stranger and I. We went on our way and we said goodbye.

But at home a different story is told, How we treat our loved ones, young and old. Later that day, cooking the evening meal, My son stood beside me very still.

When I turned, I nearly knocked him down. "Move out of the way," I said with a frown.

He walked away, his little heart broken. I didn't realize how harshly I'd spoken.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 2 comments  

Kucing

Saturday, 29 December 2007

Di sebuah kampung yang aman damai, hidup sebuah keluarga yang bahagia bersama 2 orang anaknya bernama Pezal dan Miezan, yang belum pun cukup umur (maksudnya tak leh gi sekolah lagi ler tu).

Sejak kebelakangan ini, ada seekor kucing hutan yang suka mencurik ikan yang bonda mereka beli dari pasar. Ibu mereka teramatlah murka kerana insiden itu memang tak dapat nak dielakkan.

Maka, ibu mereka menyuruh si abang, Pezal menjaga ikan-ikan yang dibeli dari pasar, sementara si ibunya hendak menyalin pakaian.

Tugas itu dipegang oleh si Pezal berbulan-bulan adanya. Pada satu hari, kebosanan Pezal telah mencapai tahap maksimum dek kerana tugasnya asyik menjaga ikan jer. Fikir punya fikir, dia pun dapat satu idea!

Satu hari, dia berjaya menangkap si kucing hutan tu dengan menggunakan perangkap canggih yang diciptanya sendiri. Dipanggil si adik untuk membantu.

Pezal : Adik Miezan, bleh tak adik tolong abang?
Miezan: Pasal apa nak kena tolong?
Pezal : Pasal nak mintak tolong ler.
Miezan: Nak mintak tolong apa lak?
Pezal : Tolong buang kucing hutan nih.
Miezan: Boleh, tapi nak buang kat mana?
Pezal : Adik buang je lah tempat yang dia senang nak cari makanan.
Miezan: Dia makan apa bang?
Pezal : Dia suka makan ikan.

Miezan bersetuju lalu membawa kucing tersebut dengan niat untuk membuangnya. 20 minit kemudian, si adik telah selamat kembali ke rumah. Si abang
pun bertanya:

Pezal : Adik Miezan dah buang ker kucing tu?
Miezan: Dah bang.
Pezal : Kat mana adik buang?
Miezan: Kat tempat banyak ikan lah bang.
Pezal : Pasar ke?

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Sedekah orang yang menangis

Friday, 28 December 2007

Perang Tabuk dikenal sebagai perang paling \’kritis\’ karena tantangan besar yang dihadapi sahabat menuju tempat itu, yang terletak nun jauh di dekat perbatasan Syams. Terik panas yang memanggang saat perang memunculkan berbagai sifat manusia Islam yang sesungguhnya, yang berbeda dari sifat orang-orang yang pengecut dan munafiqin. Mereka yang terakhir ini datang kepada Rasulullah meminta izin untuk tidak terlibat dalam berperang dengan berbagai alasan yang mengada-ada.
Namun, para sahabat yang benar (shidiq) imannya, menampakkan sifat keberanian dan pengorbanan. Kalapun ada diantara mereka yang tidak turut berperang, hal itu bukan karena sebab duniawi, namun karena tidak adanya perlengkapan perang. Mereka telah datang menghadap Rasulullah meminta perlengkapan itu dan ditolak karena memang tidak ada simpanan perlengkapan itu padanya. Mereka pun pulang dengan duka yang menggunung dan air mata yang senantiasa menggenang di pelopak mata. Allah melukiskan kondisi orang-orang ini dalam firman-Nya:

Dan tiada pula (dosa) atas orang-oorang yang apabila mereka datang kepadamu supaya kamu memberikan kepada mereka kendaraan, lalu kamu berkata: “Aku tiada memperoleh kendaraan untuk membawa kalian.” Lalu mereka kembali sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan lantaran mereka tidak memperoleh apa-apa yang akan mereka nafkahkan.” (QS. 9:92)

Diantara mereka adalah Ulyah bin Yazid, yang kemudian bangun malam untuk sholat tahajjud, kemudian bersimpuh dan bermunajat kepada Allah SWT dengan diiringi tangis nan memilukan. Do’anya kepada Allah SWT:

“Ya Allah! Engkau telah memerintahkan berjihad maka akupun mencintainya. Kemudian Engkau tidak menjadikan untukku apa yang menguatkanku dalam jihad ini, dan Engkau juga tidak menjadikan pada Rasulullah (kendaraan) yang membawaku dalam jihad ini. Dengan ini aku bersedekah terhadap setiap muslim dengan kedzaliman mereka yang menimpaku baik pada harta, jasad dan kehormatan.”

Paginya, seperti biasa ia berkumpul dengan sahabat lain. Rasulullah bertanya, “Dimanakah orang yang bersedekah tadi malam?” Tak seorangpun sahabat berdiri. “Mana orang yang bersedekah?” Tanya Rasulullah sekali lagi. Maka berdirilah Ulyah bin Yazid dan menemui Rasulullah. Beliau berkata padanya, “Bergembiralah, Demi Dzat yang jiwa itu berada dalam genggaman tangan-Nya, sedekahmu telah ditulis pada zakat yang diterima.” [Kutipan dari Al-Bidayah wa An-Nihayah 5/5 dan disyahkan oleh Albani. Lihat Fiqhus Sirah: 439]

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Sayap-sayap cinta

Thursday, 27 December 2007

Mari kita bicara tentang orang-orang yang patah hati. Atau kasihnya tak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka 'majnun', lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas.

Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap ditengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung:

O burung, adakah yang mau meminjamkan sayap

Aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Kisah pelacur yang membunuh Tuhannya

Wednesday, 26 December 2007

Senja itu senyap ketika angin mendesir menerbangkan daun yang gugur perlahan. Pelacur itu mengutuk nasibnya. Dua hari lalu rekannya mati Dengan mengerikan. Saat pemakaman jenazahnya tak bisa masuk liang. Tubuhnya tiba-tiba memanjang sehingga panjangnya melebihi ukuran liangnya. Menurut orang-orang tua ia dikutuk oleh langit dan bumi.

Setelah didatangkan seorang kyai barulah jenazahnya bisa dimakamkan. Peristiwa itu demikian membekas di hatinya hingga terbitlah sesal. Sejak itu ia selalu murung saja memikirkan masa depannya. Dan sejak itu juga dia ingat kembali masa-masa kecilnya.

Dulu ia bersama teman-temannya biasa ke surau untuk mengaji selepas maghrib. Ia dulu sering ikut majelis taklim. Ia dulu rajin berpuasa, tarawih dan ikut membantu menyiapkan sahur untuk keluarga. Tapi sejak ia menikah dengan tetangga desanya nasibnya menjadi berubah. Suaminya ternyata penipu, pemabuk dan penjudi. Ketika seluruh hartanya habis di meja judi, ia menjual istrinya ke seorang germo. Dan, singkat cerita, sejak itulah dia menjadi seorang pelacur.

Dan kematian rekannya itu menjadikannya merasa berdosa, sangat berdosa. Ia ingat ajaran ustad-ustadnya di kampung dulu, tentang siksa neraka bagi pelacur seperti dirinya. Ia dulu pernah membaca cerita bergambar yang mengisahkan siksa neraka, di mana para pelacur kemaluannya ditusuk dengan besi panas di dalam ruang api yang menyala-nyala.

Dan di senja yang senyap itu ia sangat sedih, ia merasa tak lagi berharga di mata Tuhan. Pikirannya penuh dengan bayang-bayang murka Tuhan. Ia lalu ingat lagi masa remajanya. Dulu ustadnya dengan hidup menceritakan bagaimana Tuhan menyiksa para pendosa dengan kejam. Tuhan mengawasi setiap tindak-tanduk manusia, memerintahkan malaikat mencatat segala amalnya, dan menghukum atau memberi kenikmatan yang tak terhingga. Dan di senja itu juga ia sangat murung. Setelah berpikir cukup lama ia memutuskan pergi mencari ulama untuk meminta nasihatnya.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Batuk

Tuesday, 25 December 2007

"Assalamu'alaikum wrt wb!"

Hmm. Senyap je. Dah tido kot? Ana pun perlahan-lahan tutup pintu dan berjengket macam pencuri agar tidak membuat kacau bilau.

Jam menunjukkan pukul 10 malam. Patutlah, pasti mengantuk tunggu ana pulang. Kesian. Dan bila ana menolak pintu kamar, dalam kegelapan tu masih ternampak juga bayangannya. Lawa juga zaujati habibati bila tengah tidur. Tenang je wajahnya. Masya Allah. Alhamdulillah wa syukurilllah.

Ana pun terus ke bilik air untuk mengambil wudhu'. Ingat nak solat sunnat dahulu sebelum tidur. Alhamdulillah setelah selesai, ana pun rebahkan diri ke katil.

"Ehemmm.."

"Ya humaira, ingatkan dah tidur tadi? Apesal bunyi lain je eh batuk tu? Batuk mentel ke?"

"He.. hee.."

"Gi ambil wudhu'. Abang tunggu ni"

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 2 comments  

'Afwan!

Monday, 24 December 2007

Assalamu'alaikum wrt wb

suhu badan 39deg *kipaskipas*
tapi rasa sejuk *brrr*
batuk-batuk *koffkoff*
selseme *aachim!*
hidung lari *chayok!*
pandangan kabur *1+1=3?*
makan tak basah *splashsplash*
tidur tak kenyang *burpAlhamdulillah*
mandi tak lena *yawnsss*

alfu 'afwan wa 'afwan jiddan kalau tak sempat jawab call dan sms semua!

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Eid ul Adha 1428H

Sunday, 23 December 2007

Assalamu'alaikum wrt wb


Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. La ilaha illallahu wallahu Akbar

alhamdulillah wa syukurillah, Allah telah mengizinkan ana untuk hidup lagi. moga sempat untuk bertaubat dan menebus dosa-dosa yang menggunung tinggi.

insha Allah eid adha tahun ni yang terakhir di tanah air. terharu betul bila mufti pun turut bersama :D




Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Haji Dam

Saturday, 22 December 2007

Sewaktu kecil dahulu , aku diajar bermain Dam. Permainan dam amatlah mudah jika dibandingkan permainan catur. Hingga kini aku tidak tahu bagaimana bermain catur tetapi kira agak 'terer' juga dalam bermain dam.

Permainan dam memerlukan papan yang dikotak-kotakkan dengan warna hitam dan putih berselang-seli. Ianya memerlukan buah dam hitam putih ataupun tutup botol yang dibolak-balikkan . Kemenangan diraih apabila pihak lawan dapat 'makan' buah dam pihak lawannya. Pihak yang kurang atau hilang dam hitam atau putihnya dianggap kalah.

Untuk menjadikan permainan dam ini lebih menarik ada istilah yang dipanggil 'Haji'. Seseorang itu naik Haji apabila buah damnya sampai ke kawasan lawan. Apabila terjadi demikian, buah damnya akan 'dihajikan' iaitu akan digandakan dan ianya boleh memakan buah dam lawannya berkali-kali dengan 'melangkah' lebih jauh . Kadang-kala boleh juga terjadi apabila permainan dam ini berakhir dengan keputusan seri ataupun 'draw'. Pada waktu ini tidak ada pihak yang menang .

Sesungguhnya permainan dam ini memerlukan strategi dan sangat mengasyikkan. Maka itu tak peliklah kalau kita lihat ianya gemar dimainkan oleh semua lapisan umur termasuk yang sudah lanjut umur samada di rumah hinggalah di kedai kopi.

Jika dahulu aku cuma tahu bermain kini aku cuba memahami hikmah daripada permainan dam. Rupa-rupanya permainan dam ini adalah 'reflection' dari apa yang berlaku di pentas dunia. Warna hitam putih kotak dam memaparkan keadaan sebenar kehidupan dunia yang dipenuhi dengan elemen kebenaran dan kesesatan. Buah dam yang hitam putih merupakan usaha baik dan buruk yang jalankan usaha para pemainnya iaitu kita.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments  

Kanoute Saves Spanish Mosque

Friday, 21 December 2007



MADRID — Malian Muslim footballer Frederic Kanoute, the striker of Spain's Seville FC, has saved the only mosque in the southern Spanish city of Seville from closure.

Kanoute has paid 510,860 euros (some $700,000) so that fellow Muslims in Seville would not find themselves without a mosque, reported Agence France-Presse (AFP) Thursday, December 13.

The privately owned mosque was due to be sold after a contract to use the premises by the local Muslim population had expired.

But Kanoute stepped in to purchase the building.

The 30-year-old striker has not made any comment on the matter.

But city authorities have confirmed that the property has been registered in Kanoute's name, according to the BBC Sport.

It is estimated that Kanoute has spent almost a year's salary to buy the mosque.

Kanoute, one of the finalists for the 2007 BBC African Footballer of the Year award, moved in 2005 from French champion Lyon to Seville FC, the 2006-07 Spanish league's third and the holder of last season's cup championship.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments  

Qurban for a cause

Thursday, 20 December 2007

Is your qurban reaching those who needs it the most?

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments  

Tunang

Wednesday, 19 December 2007

ibu: "along, tak nak tunang dulu ke?"

along: *tersedak* "eish. tunang?"

ibu: "a'ah. ke along memang tak nak tunang? terus nikah?"

along: "tsk, ibu ni. along bukan tak nak tunang. along ok je kalau tunang sebelum nikah. cuma pada along tunang tu tak payah lah lama-lama. menyiksa jiwa je. along nak pergi bukannya sekejap. 5-6 tahun tau. takkan nak tunang lama-lama?"

ibu: "abih kalau orang yang along suka ada orang lain nak?"

along: "takpelah. tak semua yang kita nak tu terbaik untuk kita kan. Allah lagi tahu. kita tidak. pendirian along, cinta dan sayang orang yang akan dinikahi. biar tak dapat nikah dengan orang yang kita cinta dan sayang. tawakkal Allah, along usahakan untuk mensoleh kan diri. apa yang Allah dah tetapkan, terima dengan redha"

ibu: "alhamdulillah."

hasbiyallah wa ni'mal wakil..

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 8 comments  

Anjat boboi! :P

Tuesday, 18 December 2007

Assalamu'alaikum wrt wb

ahad lepas usrah ana keluar makan di Swensons Lapangan Terbang Changi Terminal 2. ana ingatkan adalah nak buat usrah ke apa. heran juga kenapa lah buat jauh-jauh. walaupun pulau singapura ni kecil, tapi dari barat nak ke timur perit juga tau :P

bila datang je semua orang pakai baju pink. lagi musykil nih. sahabat ana ada gak pesan hari sebelum tu untuk pakai jubah pink, tapi ana ingat dia gurau je. lagipun sepink-pink ana pun, ana tak ada jubah pink. belum lagi kot :D

dalam hati ana memang rasa ada yang tak kene je. tapi husnu dzhon lah kan. seperti biasa kami bergurau senda dan menyakat satu sama lain kalahkan budak kecik. tanya khabar masing-masing. rindu betul dengan ikhwah yang tersayang. bukannya selalu dapat jumpa mereka. terlerailah rindu yang kian lama terpendam. Allah Maha Mengetahui.

alhamdulillah dah selesai makan semua, kami pun tak panggil pelayan untuk hidangkan aiskrim "Giant Earthquake" yang dipesan awal tadi.

ridzwan: "excuse me, but i would like to enquire about the giant earthquake ice cream we ordered earlier just now"

pelayan: "...???" *tercengang kejap. muka dah cuak macam dia ada buat salah*

spiderman_pink: "can we have our ice cream please? ^_^"

pelayan: "ooh! sure. i'll get it for you"

lesson learnt - keep it simple! haha.

lepak ar wan. susah jugak kalau dah pandai sangat ni. nanti kalau dah kahwin macam mana entah budak ni. komfem isteri dia asik tercengang je :P

tiba-tiba ridzwan buat pengumuman. ana ada lah ingat nak salah satu dari kami yang dah nak kahwin. gembira sungguh! rupa-rupanya...

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments  

Nur Tuhan

Monday, 17 December 2007

Album: Pelita Hidup IV
Munsyid: Hijjaz

Tak terucap kepiluan ini
Titik hitam yg menghijab hati
Hitung dosa saat pergi takkan kembali
Sisa umur tidak undur lagi

Perjalanan dalam kehidupan
Bukan jauh ketentuan datang
Mungkin esok takdir takkan dapat dihalang
Untung nasib di genggaman Tuhan

Isi alam puspa warna
Bukti Tuhan Maha Kuasa
Kemanakah arah tuju
Hukum Tuhan pasti berlaku

Bukan tempat lalai leka
Di dunia bakti di tempah
Tanam budi luhur murni
Di akhirat tempat Abadi

Himpun doa di pohon harapan
Tempat rahmat petunjuk pimpinan
Ikhtiar usaha moga dengan Nur dari Tuhan
Suluh terang jalan kebahagiaan

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Sayang ibu

Sunday, 16 December 2007

along: "ibu, susah lah nak jadi baik. along tau along banyak sekali dosa terhadap ibu."

ibu: "ibu pun tau memang susah nak jadi baik. kalau senang, memang semua orang dalam dunia ni baik"

along: "maafkan along eh bu? along sayang ibu!"

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

To understand or not to understand

Saturday, 15 December 2007

The heart feels very very heavy at this point of time.
When the mind is full of thoughts.
It's just the enlightenment which is much needed.
But seems that the night doesnt want to end with a light heart.
I don't like unsettling feelings before closing my eyes to rest.
It's too teary a night.
It's just uncomfortable.


Maybe I think too much.
Or too concerned.
Or disappointed with myself.
Or a spur moment of failure.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

TamPines

Friday, 14 December 2007

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 11 comments  

Logo operator lutsinar

Thursday, 13 December 2007

Assalamu'alaikum wrt wb!



geli kan ada logo operator di talifon tu?

sebenarnya boleh sembunyikan/hilangkan/tukar. untuk pemilik hp nokia yang hendak mencuba. tapi dalam bahasa inggeris

http://www.n95users.com/

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Derma

Wednesday, 12 December 2007

Adalah seorang lelaki datang ke sebuah rumah untuk meminta derma.

Lelaki: Assalamu'alaikum!

Seorang budak pun membuka pintu.

Lelaki: Saya sedang memungut derma. Adik nak derma tak?

Budak: Derma ape bang?

Lelaki: Derma untuk rumah orang-orang tua. Adik ada apa-apa untuk didermakan?

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Eid ul Adha

Tuesday, 11 December 2007

Assalamu'alaikum wrt wb.

Ya ikhwah, tak lama lagi eid ul adha akan menjelang. Memandangkan ini eid ul adha yang terakhir sebelum ana berangkat, dan kalau ana masih hidup lagi, tahun ini ana akan bersama kambing-kambing di masjid al-iman. Macam romantic gitu eh bersama-sama kambing :D


(Pemotong daging yang terhebat seantara dunia!)

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 2 comments  

My joy

Monday, 10 December 2007

My joy –

My Hunger –

My Shelter –

My Friend –

My Food for the journey –

My journey’s End –

You are my breath,

My hope,

My companion,

My craving,

My abundant wealth.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

What Does Your Name Mean?

Sunday, 9 December 2007

What Hairil Means

H is for Heavenly

A is for Ambitious

I is for Industrious

R is for Relaxing

I is for Ideal

L is for Luscious

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 3 comments  

Pertunangan Mengikut Syariat Islam

Saturday, 8 December 2007

Sebelum seseorang lelaki ingin menghantar pinangan, utuskanlah wakil untuk meninjau latar belakang peribadi wanita pilihannya itu. Begitu juga sebaliknya bagi pihak keluarga wanita dalam membuat keputusan untuk menerima bakal menantunya.

Hendaklah diselidiki dahulu diri lelaki yang hendak meminang itu tentang agamanya, fahamannya dan soal-soal hubungan dengan Allah sebagai pokok utama.

Pertama; adakah fardu ain si lelaki ´benar-benar beres´ kerana suamilah tunjang yang bakal untuk mengajar anak-anak dan isteri apabila telah mendirikan rumahtangga kelak. Memerhatikan pelaksanaan ibadah lelaki yang meminang itu seperti sembahyang secara individu dan secara berjemaah, juga mengenal pasti pekerjaan lelaki berkenaan.

Orang sekarang tidak lagi memandang soal-soal hubungan dengan Allah sebagai pokok utama sejahteranya sesebuah rumah tangga. Setiap kali berlangsungnya majlis merisik, perkara utama yang akan ditanya ialah hal-hal kemewahan keduniaan saja sebagai syarat yang akan mensejahterakan dan mengukuhkan rumah tangga.

Tidak hairanlah apabila selepas berkahwin, kehidupan anak-anak dan isteri terbiar tanpa bimbingan dan tunjuk ajar yang sewajarnya. Akhirnya, anak-anak tidak taat kepada ibu bapa dan isteri menjadi ´Queen Control´ kepada suami. Akhirnya, suami hilang hemahnya di dalam mentadbir rumah tangga menurut hukum Islam.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Cinta & Gila

Friday, 7 December 2007

Terlalu cinta kepada wanita yang bernama Laila, maka menjadi Laila Majnun.

Terlalu cinta kepada jejaka bernama Romeo, Romeo lari dapat kekasih baru. Maka jadi gila sasau, lupa tuhan dan terus minum racun.

Terlalu cinta kepada kekasih hati, maruah serahkan. Kekasih lari, dalam perut berisi- Alamak! Tipah tertipu lagi - fikir punya fikir jadi gila.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Damba Kasih

Thursday, 6 December 2007

Album : Damba Kasih
Munsyid : In-Team


Semakin jauh ku dari-Mu
Semakin dekat pula Kau menghampiri daku
Oh, Tuhan Yang Maha Pengasih
Siapalah diriku di pandangan-Mu

Semakin cuba ku dekati
Semakin kuat pula Kau mendugai aku

Oh, Tuhan Yang Maha Sempurna
Kerdilnya diriku di hadapan-Mu

Bagaimanakah nantinya tika berhadapan dengan-Mu
Sudikah Kau menerima hamba-Mu yang hina ini
Ya Allah Kau Maha Pengampun

Di bayangan mentari aku kealpaan
Dusta dunia penuh kepura-puraan
Di kala dini hari aku kepasrahan
Mendamba jernih embun kasih sayang-Mu Oh Tuhan

Andainya dihitung amalanku
Belum pasti dapat ku hampiri gerbang syurga-Mu
Oh Tuhan Yang Maha Pemurah
Hindari diriku dari siksa-Mu… Oh Tuhan

Kasih sayang-Mu Tuhan
Itu yang ku dambakan
Dengan rahmat-Mu ampunilah diriku..

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Atas Nama Cinta

Wednesday, 5 December 2007



Pengarang: Isa Kamari

"Muncul Maria Hertogh dengan nama Islamnya Nadra binti Ma`arof. Tanpa dimintanya, gadis manis ini menjadi rebutan dua dunia - dunia Islam dan dunia Barat. Nadra yang telah mengecapi iman dengan keluarga angkatnya, telah dituntut untuk kembali menjadi Maria oleh ibu kandungnya sendiri. Cinta Nadra mula berputik dengan pemuda yang baru dikahwininya dirampas oleh Mahkamah penjajah. NAdra dipaksa untuk kembali ke belanda.

Atas nama cinta Nadra mengecap iman. Atas nama cinta dua ibu berebut kasih. Atas nama cinta, kuasa dan percaturan politik penjajah merampas Nadra. Atas nama cinta, kesucian agama islam dan maruah bangsa harus dibela... Bangsa yang dijajah sudah tidak takut lagi atas nama cinta.."

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Terlajak

Tuesday, 4 December 2007

"Terlajak perahu masih boleh diundur lagi
Terlajak kata buruk padahnya"

"Terlajak komen di blogspot masih boleh tekan delete lagi
Terlajak komen di wordpress buruk padahnya"

Siapa makan cili, dia terasa pedas. Jangan ingat guna nama samaran je susah nak cam *wink*wink*

Alfu 'afwan wa 'afwan jiddan!

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 5 comments  

keeping it to yourself

Monday, 3 December 2007

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

sometimes most of the time, you cannot and should not, express or reveal what you feel or think or dream.

even nice ones.

you may get into trouble.

http://withinmyneurons.blogspot.com/

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments  

Eid ul Milad ya habibati!

Sunday, 2 December 2007


Amy Lia bint Abu Bakar
7 Dzul-Qa’edah 1419H

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 4 comments  

Procrastination

Saturday, 1 December 2007

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 4 comments  

Are You a Good Driver?

Friday, 30 November 2007

You Passed Your Driver's Test

Congratulations, you got 10/10 correct.
You're a good driver - at least, when you want to be.

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 4 comments  

Kerana Manisnya Epal

Thursday, 29 November 2007

Pertemuan dua hati oleh Allah melalui sebiji epal....

"Indah sungguh suasana di tepi sungai ini. Airnya mengalir tenang dan anginnya bertiup lembut. Biarlah saya duduk di sini untuk berzikir kepada Allah," kata Abu Salleh sendirian lalu duduk di tepi sungai.

Sungai itu terletak di sebuah pekan kecil bernama Jilan. Di situlah tempat tinggal Abu Salleh. Dia berasal dari keturunan Imam Hassan, salah seorang cucu Nabi Muhammad.

Ketika dia sedang berzikir, terpandang olehnya sebiji epal hanyut di tebing sungai. Perutnya yang memang belum diisi sejak awal pagi berbunyi beberapa kali. "Mungin ini rezeki untuk saya," katanya lalu mengambilnya.

Abu Salleh memakan sebiji epal itu sehingga habis. Tiba-tiba dia berdiri dengan wajah yang terkejut, "Saya memakan epal ini tanpa izin tuannya. Tentu pemilik epal ini berada di hulu sungai."

Abu Salleh berjalan menyusur tebing sungai menghala ke hulu sambil memerhati kesekeliling kalau-kalau ada pokok epal di situ. Jauh dia berjalan meninggalkan pekan Jilan. Dia terus berjalan sehingga akhirnya dia menemui sebuah ladang epal

"Syukurlah akhirnya saya menemui ladang epal. Saya yakin epal yang saya makan tadi datang dari ladang ini. Lebih baik saya segera menemuinya."

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 3 comments  

Sekudus Pinangan

Wednesday, 28 November 2007

Oleh: Dini Syarif

Udara nyaman dihela puas. Seharian terperuk di dalam teratak usang memang merimaskan. Rumah setingkat dari kombinasi binaan batu dan papan itu terletak jauh dari hiruk pikuk kota metropolitan, berdiri rendah di celah penempatan yang masih dara. Kondisi persekitarannya aman diselimuti kehijauan alam dan bisikan unggas. Cukup mendamaikan. Kelihatan beberapa lembaga berkerudung gigih membersih sekangkang kera halaman. Sebahagian lagi sibuk merapikan batas yang padat berjenis sayuran segar.

Rembesan peluh amat melekitkan kulit. Terik mentari seolah-olah menembus lapisan pakaian yang lencun. Nis mencapai tuala kecil separa terlilit di leher lalu mengusap lembut wajahnya, membuang sisa-sisa peluh sambil menapak perlahan-lahan menuju buaian di bawah wakaf untuk melepas lelah. Sudah hampir tiga jam sekumpulan perempuan itu bergotong-royong. Nis membuang pandang pada sekeliling kawasan. Mindanya terawang-awang dipuput kenangan lalu, melayang melewati hikayat si penjerat.

“Kenapa Nis diam? Ada problem ke?”

Bebola matanya menengok pada gelas yang masih bersisa, sambil tangan ligat bermain straw mengaduk ais. Zamri yang duduk bertentang langsung tidak dipedulikan.

“Nis…Saya tengah cakap dengan awak ni…” Zamri makin bosan bertanya. Lain sekali fiil Nis malam ini, tidak seperti selalu. “Period ke apa?” sangkanya sendiri.

“Saya tak sedap hatilah. Bukan ke tak elok kita makan semeja macam ni?” Suara Nis terserlah jengkel. Ekor matanya melirik kiri dan kanan. Alangkah bagus kalau dia tidak menumpang kereta Zamri sekembali dari majlis ilmu di masjid tadi…

Zamri tersengih sekilas. Pandangannya menjamah keserian paras buah hatinya. “Nis, kita tak buat apa-apa pun. Saya ajak awak makan je. Tempat ni ramai orang, bukannya kita berdua-duaan. Lagipun kita kan dah nak bertunang bulan depan…”

“Tapi…”

“Nis, takkan saya nak buat benda tak elok. Awak tak percaya saya ke? Awak rasa berdosa ke kita keluar makan macam ni? Niat saya baik... Nak belanja awak je…”

“Bukan…” Nis serba salah. “Tapi…”

Perbualan keduanya terhenti apabila pelayan membawa dua pinggan berisi nasi ayam garing untuk disajikan. Aromanya begitu memikat selera. Zamri mencapai sudu dan garfu dari dalam raga biru di tengah-tengah meja langsung dihulurkan kepada Nis.

“Sudahlah tu. Kita makan dulu, lepas tu saya hantar awak balik. Tak baik tau gaduh depan rezeki, nanti nasi nangis. Lagipun, takkan la awak nak tengok saya kelaparan.” Zamri menggedik. Ah, perempuan lurus ini terlalu mudah untuk dikalahkan!

Nis tersipu-sipu. Demi kau Zamri, apa sahaja. Butir bicara kau benar belaka!

“Ok. Tapi Zamri jangan merajuk dengan saya pasal tadi ye…” Lirihnya manja.

Zamri mengukir senyum, menampakkan lekuk di pipi kiri.

Tampan sungguh lesung pipitmu wahai satriaku! Siapa pun pasti terpesona melihat rupamu nan rupawan. Kau penakluk idaman yang bisa merajai naluriah. Susuk gagah dan kekar. Sekali pandang persis hero yang ghairah beraksi di layar perak, dan akulah heroinmu!

Memandang pada lahiriah Zamri, padan sudah bagi Nis untuk berbangga-bangga kerana berjaya memenangi hatinya. Tapi bukan itu yang menggoda batin Nis untuk menerima cinta lelaki itu. Nis sebenarnya terpaut pada keluhuran pekerti Zamri. Amat berbudi bahasa. Apalagi mersik suara Zamri acapkali didengar melalui corong bunyi menjelang solat fardu datang menjengah. Zamri bertugas sebagai muazzin dan kadangkala mengimamkan sembahyang di masjid kampus tempat Nis menekuni ilmu. Usai solat, Zamri lazimnya menyampai tazkirah yang sarat inti sari ilmiah juga maklumat terkini.

Bapa Zamri, Dr. Ridhuan ialah pensyarah yang berpengalaman mengajar Nis selama dua semester. Dr. Ridhuan tertawan dengan peribadi sopan Nis, lebih-lebih lagi dengan kecenderungan Nis untuk mendalami pelbagai cabang ilmu Islam. Iltizam yang ditonjolkan membuka hasrat Dr. Ridhuan untuk bermenantukan pelajarnya itu, lalu anak bujangnya diperkenalkan dengan Nis.

Pertemuan pertama di banglo Dr. Ridhuan cukup menggamit memori. Suasana kekeluargaan yang tampak kaya dengan nilai-nilai tarbiah menarik minat Nis untuk setia memanjangkan silaturrahim, apatah lagi Nis berazam untuk menyubur sanubari dengan kefahaman yang sahih tentang agama, lantaran ketandusan peluang untuk menyemainya suatu masa dahulu. Hubungan merpati dua sejoli ini akhirnya direstui orang tua Nis juga, dengan harapan keduanya bakal bersatu menyambung sunnah.

Sehinggalah malam durjana itu…

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 3 comments