Taqwa

Monday, 31 March 2008

DR. Abdullah Nashih Ulwan

Dalam Q.S. Al Anfaal: 29

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu ´´furqaan´´ dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar“

Dan dalam Q.S. Al Hadid: 28
“Hai orang-orang ynag beriman, bertaqwallah kepada Allah dan beriman kepada Rasul-Nya niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu bisa berjalan dan dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“

Jika kita renungkan ayat tersebut diatas, maka dengan TAQWA kepada Allah, Allah akan:
1. Memberikan furqaan kepada orang mu´min, yang dengannya kita dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil
2. Mengahapuskan segala kesalahan-kesalahan kita
3. Mengampuni dosa-dosa kita
4. Memberikan cahaya yang akan menerangi kehidupan kita, sehingga kita akan selalu mendapatkan jalan keluar yang baik dr setiap permasalahan yang dihadapi

Hakikat Taqwa
Taqwa lahir dari konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh, keimanan yang selalu dipupuk dengan Muroqobatullah, mersa takut terhadap murka dan adzab-Nya, dan selalu berharap limpahan karunia dan maghfirah-Nya. Atau seperti yang didefinisikan para ulama: Taqwa adalah hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-larangan-Nya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintah-Nya.

Jalan untuk mencapai Taqwa
1. Muáhadah (Mengingat perjanjian)

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji….“ (Q.S.An Nahl: 91)
Yaitu perjanjian seperti yang terdapat didlm Q.S. Al A´raf: 172 dan Al Fatihah: 5


2. Muroqobah (Merasakan kesertaan Allah)
“Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (u/ shalat) dan melihat pula perubahan gerak badanmu diantara orang-orang yang sujud“ (Q.S. Asy Syura: 218-219)

Dan dalam Hadist tentang Ihsan:
“Hendaklah kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya dan jika memang kamu tidak melihatNya, maka sesungguhnya Allah melihat kamu“

Ibadah yang bagaimana yang bisa membuat Allah suka/cinta terhadap ibadah kita tersebut. Perbanyak Dzikir (mengingat Allah). Imam Hasan Al Bashri berkata, “Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada seorang hamba yang selalu mempertimbangkan niatnya. Bila semata-mata karena Allah maka dilaksanakannya tetapi jika sebaliknya maka ditinggalkannya“.

Macam-macam Muraqobah:
- Muroqobah dalam melaksanakan ketaatan kepada-Nya, yaitu dengan Ikhlas
- Muroqobah dalam kemaksiatan adalah dengan taubat, penyesalan dan meninggalkannya secara total
- Muroqobah dalam hal-hal yang mubah adalah dengan menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas segala nikmat-Nya
- Muroqobah dalam musibah adalah dengan ridha terhadap ketentuan-Nya serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Interospeksi diri)
“Hai orang-orang yang beriman , bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya u/ hari esok (akhirat) dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan“
(Q.S. Al Hasyr: 18)

Dari Umar al Faruq r.a. berkata, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah diri kalian sebelum kalian ditm yang agung (hari kiamat). Di hari itu kamu dihadapkan kepada pemeriksaan, tiada yang tersembunyi dari amal kalian barang satu pun´´

Bagaimana mungkin bisa memperbaiki diri jika tidak ada muhasabah, tanpa muhasabah maka tidak akan ada perubahan

4. Muáqobah (Pemberian sanksi)
“Dan dalam qishah itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, wahai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertaqwa´´ (Q.S. Al Baqarah: 178)

Apabila seorang mu´min menemukan kesalahan maka tidak pantas baginya untuk membiarkannya. Sebab membiarkan diri dalam kesalahan akan mempermudah terlanggarnya kesalahan-kesalahan yang lain dan akan semakin sulit untuk meninggalkannya. Sanksi itu harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan sanksi yang haram

5. Mujahadah (Optimalisasi)
Mujahadah sebagaimana dl Q.S. Al ankabuut: 69

“Dan orang-orang yang berjihad u/ (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhNya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik´´
berarti apabila seorang mu´min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan lainnya tepat pada wakitaunya mala ia harus memaksa dirinya melakukan amal-amal sunnah lebih banyak dari sebelumnya.

Beramal hendaknya jangan seadanya. Bersungguh-sungguhlah dalam keadaan apapun dan dalam melakukan amalan apa saja. Dalam sebuah Hadist Qudsi:
“Dari Abu Hurairah bahwa beliau berkata, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah berfirman: Tidaklah seorang hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai selain dari amalan-amalan wajib dan seorang hambaKu senantiasa mendekat kepada-Ku dengan melakukan amalan-amalan sunnat, sehingga Aku mencintgainya. Apabila Aku telah mencintai-Nya, maka Akulah yang menjadi pendengarannya dan sebagai tangan yang digunakannya untuk memeganagn dan kaki yang dia pakai u/ berjalan dan apabila ia memohon kepada-Ku pasti Kukabulkan, dan jika berlindung kepada-Ku pasti Ku lindungi.’’

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Nikahun Mubarakun Akh Hafiz wa Ukh Khairiah

Sunday, 30 March 2008

Assalamu'alaikum wrt wb.

"Barakallah laka, wa barakallahu 'alaika, wa jamaa bainakuma fi kulli khair.."

"Semoga Allah memberi barakah bagi kamu dan memberkati keluarga kamu, dan mengumpulkan kamu dalam kebaikan dan kepada kebaikan.."






Hafiz & Nur Khairiah

Lagu ni khas untuk para mempelai ^_^

Selamat Pengantin Baru
Munsyid
: Hijjaz

Bila dua hati dah terjalin
Selamatlah pengantin kami doakan
Moga redha Allah bersinar selalu
Tanda bermula bahtera hidup

Dalam melayari bahtera rumahtangga
Ada masa tenang dan masa gelisah
Jangan nafsu diikut melulu
Sabar dan kemaafan itu perlu

Beginilah resam manusia
Tak lari dari ketentuan Ilahi
Suami ketua isteri pembantu
Melangkah hidup saling berpadu
Susah dan senang hadapi bersama
Moga kekal ke anak cucu

Moga kekal hingga ke syurga

Selamat pengantin baru
Selamat pengantin baaaaaaaru


Read More...

Sabar dan Syukur

Saturday, 29 March 2008

Allah memposisikan orang-orang yang sabar dalam posisi yang mulia, banyak dinyatakan didalam ayat-ayat Al qurán bahwa Allah bersama dengan orang-orang yang sabar, Allah mencintai orang-orang yang sabar.

Ada 3 macam sabar, yaitu:
- Sabar dalam ketaatan
- Sabar dalam kemaksiatan

Kedua sabar diatas terkait dengan ikhtiar, kemudian
- Sabar dalam menerima cobaan

Sering presepsi manusia berada pada point ini

Dan 3 macam tingkatan sabar:
1. Sabar untuk meninggalkan Hawa Nafsu setingkat dengan orang yang bertaubat
2. Sabar atas apa yang menimpa setingkat dengan orang yang Zuhud
3. Mencintai apa yang diperbuat Tuhan terhadap diri kita setingkat dengan orang yang Siddiq

Bahkan ketika usaha kita untuk bersabar tidak dirasakan berat maka sudah termasuk SABAR

Penjabaran dari 3 macam sabar:
1. Sabar dalam Ketaatan

Pada dasarnya manusia memiliki 2 macam keadaan, yaitu:
- Sesuai dengan Hawa Nafsu Keadaan ini paling sulit untuk dikendalikan, shg kerap kali manusia menjadi melampui batas. Sabar dalam kesenangan lebih sulit dibandingkan ketka kita dalam keadaan sulit/tertimpa musibah. Orang miskin lebih mudah bersabar dibandingkan orang kaya. Oleh karena itu harus bisa mengontrol diri
- Tidak sesuai dengan Hawa Nafsu Terkait dengan ikhtiar. Ketaatan merupakan lawan dari Hawa Nafsu, karena sebenarnya tabiat jiwa manusia tidak suka pada ubudiyah tapi lebih menyukai rubbubiyah.

2. Sabar dalam kemaksiatan

Hal ini juga terkait dengan ikhtiar manusia, seperti yang terdapat didalam Q.S. 16:90
,,Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran’’.

Namun kemaksiatan itu sendiri pada dasarnya sesuai dengan dorongan Hawa Nafsu.

3. Sabar dalam menerima cobaan

Point ini terlepas dari ikhtiar manusia. Dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, ´´Sabar pada benturan pertama memiliki 900 tingkatan…“.

Sabar merupakan barang dagangan para Nabi. Dalam sebuah kisah Rasulullah menyuruh seorang ibu untuk bersabar atas kematian anaknya dimana ia meraung dan menangis menjerit. Namun ia malah berkata, “Engkau tidak mengerti kepedihanku“. Kemudian Rasulullah pergi. Dan salah seorang sahabat menegur ibu tsbt, ‘’Tahukah kau siapa yang barusan memberikanmu nasihat? Ia adalah Rasulullah’’. Kemudian ibu tsbt pergi mengejar Rasulullah dan mengatakan,’’Ya Rasulullah aku sabar, aku ridho’’. Tapi Rasulullah mengatakan,’’Sabar itu adalah pada benturan yang pertama’’.

‘’Tidaklah seorang hamba yang ditimpa musibah melainkan ia mengucapkan Innalillahi wa inna illaihi roojiún’’
(H.R. Muslim)

Derajat Sabar ialah dengan tidak ada kebencian (tidak mempertanyakan) terhadap musibah yang menimpa. Sehingga yang harus ditampakkan adalah RIDHO, bahwa semua yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Sabar yang baik adalah bila orang yang tertimpa musibah tersebut tidak diketahui oleh orang lain (ia tidak mengumbar perihal musibahnya tsbt ke orang lain). Dan tidak dikeluarkan dari kata sabar apabila dengan linangan air mata.

Allahlah yang menurunkan penyakit dan memberikannya obat. Setiap penyakit diperlukan ilmu dan amal. Agama dan ilmu merupakan jalan keluar dari setiap permasalahan yang ada.

Cara memperkuat/menumbuhkan sabar:
- Bermujahadah (bersungguh-sungguh); dengan pengetahuan yang kuat akan memperkuat agama dan iman
- Melatih dorongan Agama untuk melawan dorongan Hawa Nafsu; diperlukan PEMBIASAAN, seperti pembiasaan pada anak kecil juga dengan kekuatan agama

SYUKUR
Dalam sebuah hadist dikatakan:
`Sungguh aneh perkara orang mu´min, ketika diberi cobaan ia bersabar dan ketika diberi nikmat ia bersyukur`

Syukur berarti tidak hanya dalam hati mengakui tapi juga dalam ibadah dan amal perkataan.

Agar dapat bersyukur diperlukan:
1. Ilmu
2. Kondisi spiritual
3. Amal perbuatan

Pemberi segala nikmat adalah ALLAH, namun seringkali kita menganggap bahwa semua itu karena diri sendiri dan mengenyampingkan Allah. Bersyukur bukan tentang nikmat yang diberikan, tapi bersyukur kepada pemberi nikmat itu sendiri. Kita memberikan kegembiraan kita kepada pemberi nikmat akan nikmat tsbt. Namun seringkali syukur kita masih ditempatkan kepada nikmat & pemberian nikmat tsbt, bukan kepada ALLAH.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments Links to this post  

Tanda-tanda Ikhlas Seorang Hamba

Friday, 28 March 2008

NIAT YANG IKHLAS
Setiap hamba Allah memiliki kemampuan dan kemauan dalma beribadah yang berbeda-beda. Sedangkan nilai ibadah seorang hamba di hadapan Allah ditunjukkan dengan ikhlasnya dalam beramal. Tanpa keikhlasan takkan berarti apa-apa amal seorang hamba. Tidak akan ada nilainya di sisi Allah jika tidak ikhlas dalam beramal.

Niat adalah pengikat amal. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi teramat sangat penting dan akan membuat hidup ini menjadi lebih mudah, indah dan jauh lebih bermakna.

Balasan yang dinikmati oleh hamba Allah yang ikhlas adalah akan memperoleh pahala amal, walaupun amalan tersebut belum dilakukan. Disamping itu akan merasakan ketentraman jiwa, ketenangan batin. Betapa tidak? Karena dia tidak diperbudak oleh penantian untuk mendapatkan pujian, penghargaan atau imbalan. Dipuji atau tidak sama saja.

KONSENTRASIKAN AMALMU HANYA KEPADA ALLAH
Orang yang ikhlas adalah orang yang tidak menyertakan kepentingan pribadi ataupuan imbalan duniawi dari apa yang dapaat dia lakukan. Konsentrasi orang ikhlas hanya satu, yakni bagaimana agar apa yang dilakukannya diterima oleh Allah.

Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi perbuatan tsb merupakan tanda-tanda keikhlasan belum sempurna. Yang ukuran nilai ibadahnya adalah duniawi. Misalnya ketika wudlu…ternyata disamping ada seoran gulaa yang cukup terkenal dan disegani, makan wudlu kita pun secara sadar atau tidak tiba-tiba dibagus-baguskan.

Hamba Allah yang ikhlas mampu beribadah secara istiqamah dan terus menerus kontinu. Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas amalnya dalam kondisi ada atau tidak adanya orang yang memperhatikan adalah sama. Berbeda dengan orang yang kurang ikhlas, ibadahnya justru lebih bagus ketika ada orang lain memperhatikannya.

Seorang pembicara yang tulus tidak harus merekayasa aneka kata-kata agar penuh pesona, tetapi dia usahakn agar setiap kata-kata yang diucapkan benar-benar menjadi kata-kata yang disukai Allah. Bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan maknanya. Selebihnya terserah Allah, kalau ikhlas walaupun sederhana kata-kata kita, Allah-lah yang Maha Kuasa menghunjamkannya ke dalam setiap kalbu.

Oleh karena itu tidak perlu terjebak oleh rekayasa-rekayasa. Allah samasekali tidak membutuhkan rekayasa karena Dia Maha Tahu segala lintasan hati, Maha Tahu segalanya! Semakin jernih, semakin bening, dan semakin bersih segala apa yang kita lakukan atau semakain seluruh aktivitas ditujukan semata-mata karena Allah, maka kekuatan Allah lah yang akan menolong segalanya.

IKHLAS, RAHASIA PARA KEKASIH ALLAH
Seorang sahabat dengan mimik serius mengajukan sebuah pertanyaan,“Ya kekasih Allah, bantulah aku mengetahui perihal kebodohanku ini. Kiranya engkau dapat menjelaskan kepadaku, apa yang dimaksud ikhlas itu?“

Nabi SAW, kekasih Allah yang paling mulia bersabda,“Berkaitan dengan ikhlas, aku bertanya kepada Jibril a.s.apakah ikhlas itu?Lalu Jibril berkata,“Aku bertanya kepada Tuhan yang Maha Suci tentang ikhlas, apakah ikhlas itu sebenarnya?“ Allah SWT yang Mahaluas Pengetahuannya menjawab,“Ikhlas adalah suatu rahasia dari rahasia-Ku yang Aku tempatkan di hati hamba-hamba-Ku yang Kucintai.“(H.R Al-Qazwini)

Dari hadits diatas nampaklah bahwa rahasia ikhlas itu diketahui oleh hamba-hamba Allah yang dicintai-Nya. Untuk mengetahui rahasia ikhlas kita tidak lain harus menggali hikmah dari kaum arif, salafus shaalih dan para ulama kekasih Allah.

Antara lain Imam Qusyaery dalam kitabnya Risalatul Qusyairiyaah menyebutkan bahwa ikhlas berarti bermaksud menjadikan Allah sebagi satu-satunya sesembahan. Keikhlasan berarti menyucikan amal-amal perbuatan dari campur tangan sesama makhluk. Dikatakan juga keikhlasan berarti melindungi diri sendiri dari urusan individu manusia.

TANDA-TANDA IKHLAS SEORANG HAMBA
1. Tidak mencari populartias dan tidak menonjolkan diri
2. Tidak rindu pujian dan tidak terkecoh pujian.
Pujian hanyalah sangkaan orang kepada kita, padahal kita sendiri yang tahu keadaan kita yang sebenarnya. Pujian adalah ujian Allah, hampir tidak pernah ada pujian yang sama persis dengan kondisi dan keadaan diri kita yang sebenarnya.
3. Tidak silau dan cinta jabatan
4. Tidak diperbudak imbalan dan balas budi
5. Tidak mudah kecewa.

Seorang hamba Allah yang ikhlas yakin benar bahwa apa yang diniatkan dengan baik lalu terjadi atau tidak yang dia niatkan semuanya pasti telah dilihat dan dinilai oleh Allah SWT. Misal ketika kita menjenguk teman sakit di RS luar kota, ternyata ketika kita sampai yang bersangkutan telah sembuh dan pulang. Tentu sjaa kita tidka harus kecewa karena niat dan perjalan termasuk ongkos dan keletihannya sudah mutlak tercata dan tidak akan disia-siakan Allah.

Seorang hamba yang ikhlas sadar bahwa manusia hanya memiliki kewajiban menyempurnakan niat dan menyempurnakan ikhtiar. Perkara yang terbaik terjadi itu adalah urusan Allah.

Masalah kekecewaan yang wajar adalah jika berhubungan dengan urusan dengan Allah, kecewa ketika ternyata sholatnya tidak khusyu‘, ibadahnya tidak meningkat dsb.nya.

6. Tidak membedakan amal yang besar dan amal yang kecil
7. Tidak fanatis golongan
8. Ridha dan marahnya bukan karena perasaan pribadi
9. Ringan. Lahap dan nikmat dalam beramal
10. Tidak egis karena sellau mementingkan kepentingan bersama.
11. Tidak membeda-bedakan pergaulan.

IKHLASNYA SEORANG MUQARABBIN
Dalam kitab Al Hikan, karya Syeikh Ibnu Atho’ilah tentang kedudukan seorang hamba dalam amal perbuatannya, terdapat dua tingkatan kemuliaan seorang hamba ahli ikhlas, yakni hamba Allah yang abrar dan yang muqarrabin.

Keikhlasan seorang abrar adalah apabila amal perbuatannya telah bersih dari riya‘ baik yang jelas maupun tersamar. Sedangkan tujuan amal perbuatannya selalu hanya pahala yang dijanjikan Allah SWT. Adapun keikhlasan seorang hamba yang muqarrabin adalah ia merasa bahwa semua amal kebaikannya semata-mata karunia Allah kepadanya, sebab Allah yang memberi hidayah dan taufik.

Dengan kata lain, amalan seorang hamba yang abrar dinamakan amalan lillah, yaitu beramal karena Allah. Sedangkan amalan seorang hamba yang muqarrabin dinamakan amalan billah, yaitu beramal dengan bantuan karunia Allah. Amal lillah menghasilkan sekedar memperhatikan hukun dzahir, sedang amal billah menembus ke dalam perasaan kalbu.

Pantaslah seorang ulama ahli hikmah menasihatkan,“Perbaikilah amal perbuatanmu dengan ikhlas, dan perbaikilah keikhlasanmu itu dengan perasaan bahwa tidak ada kekuatan sendiri, bahwa semua kejadian itu hanya semata-mata karena bantuan pertolongan Allah saja.“

Tentulah yang memiliki kekuatan dashyat adalah keikhlasan seorang hamba yang muqarrabin yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Terapi Penyakit Hati

Thursday, 27 March 2008



Penulis: Ibnul Qoyyim al-Jauzi

Hati yang resah, gelisah, hati yang merasa sakit, hati yang tergores dan luka, hati yang marah, iri, dengki, lelah, lunglai seolah tanpa sinar dan energi, adalah hati yang sedang mengalami sesuatu. Hati yang memang bagai perahu itu terlalu banyak muatan dan berlobang, akan tenggelamlah ia. Begitu pula hati manusia. Bila dimuati banyak dosa, noda, bercak, akan tenggelamlah dirinya sebagai manusia. Apa, mengapa, dan bagaimana yang demikian ini?

Ibnul Qoyyim, sebagai seorang ulama yang jiwanya jeli menangkap gejala-gejala jiwa dan kalbu manusia, dengan mata hatinya sebagai orang alim, berusaha mendata, mendiagnosa, memberi terapi dan jalan pengobatnya, agar jiwa manusia yang tenggelam mampu menggapai tepian pegangan; agar kalbu manusia terentas dari daki-daki yang diperbuatnya sendiri; agar badai dosa terlerai tak memusnahkannya.

Pendek kata, setiap manusia mengalami apa yang diperbincangkan buku ini dan membuttuhkan terapi yang diberikan. Coba kita bedah diri kita dengan buku ini!

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Sekufu Atau Tidak

Wednesday, 26 March 2008

Kesesuaian atau kesefahaman dalam memilih suami mahupun isteri adalah merupakan asas dalam membina keluarga Muslim. Kesesuaian disini bukan dalam bidang kedudukan, pangkat dan harta kekayaan, akan tetapi kesamaan atau kesefahaman dalam bidang agama.

Di dalam Islam seorang lelaki yang miskin atau seorang budak boleh menikah dengan wanita yang kaya. Orang yang tua boleh menikah dengan wanita atau lelaki yang muda. Akan tetapi orang yang fasiq dan zalim walaupun kaya, tidak boleh menikah dengan seorang wanita yang solehah, taqwa dan baik budi pekertinya.

Kesesuaian atau kesefahaman dalam memilih suami mahupun isteri adalah merupakan asas dalam membina keluarga Muslim. Kesesuaian disini bukan dalam bidang kedudukan, pangkat dan harta kekayaan, akan tetapi kesamaan atau kesefahaman dalam bidang agama.

Firman Allah SWT: “Hai manusia, sesungguhnya Kami ciptakan kamu dan lelaki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa--bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha Mengenal.” (Al-Hujarat: 13)

Dalam sebuah Hadis Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh kamu, keturunan atau harta kekayaan mu. Akan tetapi Allah melihat kepada hati. Siapa yang memiliki hati yang soleh, Allah akan mengasihaninya. Sesungguhnya kamu anak Adam, dan orang yang paling Allah cintai ialah yang paling besar taqwanya.”

Di dalam pidato Rasulullah SAW pada hari Tasyriq di Mina baginda bersabda: “Wahai umatku, ketahuilah bahawa Tuhanmu hanyalah satu, dan bahawa nenek moyang mu juga seorang. Renungkanlah, bahawa tidak ada keutamaan bagi orang Arab atas bangsa yang lain dan tidak ada kelebihan bagi yang berkulit hitam atas kulit putih atau kulit putih atas kulit hitam, kecuali dengan taqwanya.”

Jika kesesuaian dalam bidang agama telah masing-masing dimiliki oleh suami isteri, maka Insya Allah kesesuaian dalam bidang lain seperti harta dan sebagainya itu akan mudah pula mengaturnya. Kerana dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah wanita itu tidak dibenarkan dikahwinkan kecuali oleh walinya, dan walinya itu tidak dibenarkan mengahwinkan wanita itu dengan orang yang tidak layak.”
Layak di sini menurut Imam Malik iaitu sesuai dari segi agamanya. Dalam sejarah membuktikan bahawa Nabi Musa a.s datang kepada Nabi Syuib di Negeri Madyan sebagai orang asing yang melarikan diri dalam keadaan yang menyedihkan, dalam keadaan lapar dan pakaian yang buruk. Kemudian Nabi Syuib menikahkan Musa as. dengan puterinya, setelah Nabi Syuib mengetahui tentang agama dan akhlak Nabi Musa as.

Di dalam Islam seorang lelaki yang miskin atau seorang budak boleh menikah dengan wanita yang kaya. Orang yang tua boleh menikah dengan wanita atau lelaki yang muda. Akan tetapi orang yang fasiq dan zalim walaupun kaya, tidak boleh menikah dengan seorang wanita yang solehah, taqwa dan baik budi pekertinya.

Bangsa Arab pada zaman Jahiliah terlalu membanggakan diri mereka dengan keturunan dan kejayaan nenek moyang mereka masa lampau. Setelah datangnya Islam, sikap tersebut menjadi hilang kerana ajaran Islam lebih mementingkan keimanan dan ketaqwaan daripada nasab dan keturunan.

Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tarmizi, Rasu-lullah SAW bersabda:“Hai manusia, Allah telah menyingkirkan dan kamu keburukan kaum jahiliah, dan membangga-banggakan nenek-moyang. Manusia itu ada dua macam, seorang baik, taqwa dan berbudi luhur dan seorang lagi jahat, celaka dan hina dipandangan Allah. Dan manusia itu adalah anak-anak Adam, dan Adam di ciptakan daripada tanah.” (Riwayat Tarmizi)
Ketika Rasulullah SAW ingin meminangkan bekas budak yang bernama Zaid bin Haritsah dengan puteri pamannya iaitu Zainab binti Jahsy, maka Zainab pun menolak dan menyombongkan diri kerana keturunannya. Maka turunlah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu daripada Allah SWT, yang tidak dapat dibantah.

Firman Allah SWT ertinya: “Dan tidaklah patut bagi lelaki yang Mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang Mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa menderhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya lah dia telah sesat yang nyata.” (Al-Ahzab: 36)

Perkahwinan mereka tersebut terjadi kerana keputusan daripada perintah Allah SWT, tanpa menghiraukan perbezaan keturunan dan sebagainya.

Bilal bin Rabah asalnya seorang hamba dan Bani Jamuh, kemudian di beli dan dimerdekakan oleh Abu Bakar as Siddiq. Dia termasuk salah seorang daripada tujuh orang yang pertama menyatakan Islam secara terang-terangan. Dia ikut dalam perang Badar dan semua peperangan Rasulullab SAW kemudian tinggal di Negeri Syam, dalam pemerintahan Umar bin Khattab.

Kemudian Bilal pergi bersama Abu Ruwaihah ke Kabilah Khaulan dan berkata: “Kami datang kepada kamu untuk meminang. Dulu kami orang kafir, lalu Allah memberikan hidayah kepada kami. Dahulu kami adalah hamba, lalu Allah merdekakan kami. Dulu kami orang miskin, lalu Allah memberikan kekayaan kepada kami.

Kami ucapkan “Al Hamdulillah” seandainya kamu sudi me-nerima pinangan kami. Dan kalau kamu menolak, maka kami akan mengucapkan “La haula Walaa Quwwata Illaa Billah.” Kemudian mereka menerima pinangan Bilal dan Abu Ruwaihah, kerana melihat ketinggian agamanya, akhlaknya dan jasa-jasanya dalam agama Islam.

Begitu juga dengan Abu Huzifah bin Atbah Al-Quraisy, seorang yang ikut perang Badar bersama Rasululah SAW. Beliau dengan senang hati mengahwinkan puteri saudaranya Hindun binti Walid bin Utbah dengan Salim bin Ma’qal Al-Farisi, yang semulanya seorang hamba milik isterinya.

Khalifah Umar bin Khatab telah memilihkan calon isteri untuk anaknya Ashim dengan seorang gadis penjual susu. Beliau tidak melihat dari segi keturunan, pangkat atau kekayaannya, tetapi ia melihat agama serta akhlak yang luhur wanita tersebut.

Pada suatu malam Khalifah Umar Ibnu Khattab sedang membuat tinjauan terhadap rakyat-rakyatnya. Sampailah Umar ra. di sebuah rumah penduduk, ketika itu mereka sedang berbincang tentang sesuatu. Umar mendengar semua perbincangan mereka. Seorang ibu berkata kepada anak perempuannya:

“Anakku bangunlah, serta campurkanlah susu itu dengan air. Puterinya menjawab: Apakah ibu belum mendengar larangan daripada Amirul Mukminin itu? Ibu itu bertanya lagi:“Apakah larangan Amirul Mukminin itu?” Puterinya menjelaskan: “Wahai ibu, sesungguhnya Amirul Mukminin melarang umat Islam menjual susu yang dicampurkan dengan air”Ibu itu berkata lagi: “Cepatlah engkau campurkan susu itu dengan air, tak usahlah kamu takut dengan Saidina Umar, kerana ia tidak melihatnya” Puterinya menjawab: “Wahai ibuku, memang Umar ra. tidak melihat kita, tetapi Tuhan yang disem-bah Umar melihat kita. Maafkan saya wahai ibuku, kerana tidak dapat mematuhi permintaanmu. Saya tidak mahu menjadi orang yang munafik mematuhi perintah di hadapan orang ramai, tetapi melanggarnya apabila di belakang mereka.”

Khalifah Umar ra. yang terkenal tegas itu menjadi terharu hatinya. Umar ra. merasa bangga dengan ketaqwaan gadis miskin penjual susu tersebut. Setelah pagi, Saidina Umar memerintahkan puteranya Ashim supaya pergi ke rumah gadis tersebut.“Wahai anakku, pergilah engkau ke sebuah rumah penduduk, di dalamnya ada gadis penjual susu, jika ia masih sendiri, pinanglah ia. Mudah-mudahan Allah akan memberikan kurnia kepadamu anak yang soleh.”Ternyata dugaan Saidina Umar ra. itu benar sekali. Ashim menikah dengan wanita yang mulia tersebut dan mendapat seorang anak perempuan yang bernama Ummu Ashim. Kemudian Ummu Ashim berkahwin dengan Abdul Aziz bin Marwan, dan mereka mendapat seorang anak lelaki yang bernama Umar bin Abdul Aziz, yang kemudian menjadi seorang khalifah yang terkenal dan bijaksana.

Kisah-kisah di atas memberikan bimbingan kepada orang tua mahupun para wanita supaya arif atau bijaksana dalam memilih calon suami. Begitu juga kepada lelaki yang ingin memilih calon isteri, hendaklah memperhatikan keutamaan agama dan akhlaknya daripada yang lain-lain. Dengan cara demikianlah keluarga bahagia yang diredhai Allah dapat dibina.

Betapa pentingnya wanita disisi lelaki. Apa tidaknya, lelaki akan terasa sunyi tanpa wanita. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu,isteri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus, tidak mampu untuk meluruskan mereka. Tak logik kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah, kerana diciptanya begitu rupa oleh mereka. Didiklah mereka dengan panduan dariNya. Jangan cuba jinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar, jangan hiburkan mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita.

Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah, kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal, di situlah kuncinya. Akal setipis rambut, tebalkan dengan ilmu. Hati serapuh kaca,kuatkan dengan iman. Perasaan selembut sutera, hiasilah dengan akhlak. Suburkanlah kerana dari situlah nanti mereka akan nampak kebesaran Tuhan. Akan terhibur dan berbahagialah mereka walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana menteri atau women gladiator. Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan satu kelemahan.

Sebaliknya disitulah kasih sayang Tuhan, kerana rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki-lelaki pelbagai wajah: negarawan, karyawan, jutawan dan wan-wan yang lain. Wanita yang lupa hakikat kejadiannya pasti tidak terhibur dan menghiburkan. Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak lurus, malah membengkokkan. Bila wanita derhaka, dunia akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rosaklah jantung, hati dan limpa. Para lelaki pula jangan hanya mengharap ketaatan tetapi binalah kepimpinan. Pastikan sebelum memimpin wanita menuju Allah, pimpinlah diri sendiri dahulu kepadaNya. Jinakkan diri dengan Allah, nescaya jinaklah segala-galanya di bawah kepimpinan kita.

Read More...

Janji Allah bagi Anda Yang Akan Menikah

Tuesday, 25 March 2008

Ketika seorang muslim baik lelaki atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.

Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi(dah lepas dah) dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.

Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku...

1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26)

Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.

2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32)

Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam fikiran mereka sering terlintas, "apakah cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?".

Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah - dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya - maka Allah akan memberikan rezeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rezeki yang berlimpah dan mencukupkan keperluannya?

3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)

Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.

4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21)

5. "Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina' ". (Al Mu'min : 60)

Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, dll.

Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlas, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll.

Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia, pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll.

Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dll.

Manfaat lain dari berdoa bererti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.

Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

"Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam". (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad).

Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu." (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35).

Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik." (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim).

6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)

Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan solat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid'ah-bid'ah.

7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (al-insyirah : 5 - 6)

Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat al-insyirah.

8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia
akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)

Agar Allah Tabaraka wa Ta'ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfaq di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)

10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214)

Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?

http://ummuabdullah.blogspot.com/

Read More...

Panduan Memilih Isteri Buat Seorang Lelaki

Monday, 24 March 2008

"Yang paling kukuh keimanan ialah berkawan kerana Allah, bermusuhan kerana Allah, cinta kerana Allah dan membenci kerana Allah." (Hadis Riwayat Tabarani dari Ibnu Abbas r.a)

Mengapakah teruna memilih gadis jelita? Kata orang, gadis seperti ini menyejukkan serta menggembirakan hati. Betulkah begitu?

Gadis ltu pada asasnya bererti wanita yang belum bernikah. Walaupun begitu, perkataan gadis juga digunakan bagi menggambarkan kesucian seseorang wanita. Wanita yang sudah ternoda sebelum berkahwin digelar 'sudah tiada gadis atau sudah tiada dara. Umumnya, pengertian pertama iaitu wanita yang belum bernikah digunakan secara formal sedangkan yang kedua itu adalah gelaran yang diberikan secara berbisik-bisik.

Alam gadis merupakan alam yang paling manis bagi seseorang wanita. Semasa inilah seseorang wanita ltu akan mencapai tahap mekarnya dan keayuannya. Pada masa inilah wanita ltu mula dipanggil bergetah jika kita hendak meminjam bidalan Soekarno. Bila dipandang, banyak hati lelaki akan tergoda. Ada gadis yang boleh tahan dan ada gadis yang tak boleh tahan. Gadis yang boleh tahan biasanya dianggap manis tapi tidaklah jelita. Yang tak boleh tahan pula adalah gadis yang sungguh cantik menawan. Ramai lelaki yang tergoda kepada gadis tak boleh tahan ini apatah lagi jika gadis itu sendiri pandai pula menggoda dan mempermainkan perasaan lelaki.

Tidak dapat dinafikan bahawa lelaki teruna sememangnya tertarik pada rupa dan bentuk fizikal gadis. Itulah yang menjadi asas mengapa mereka lebih memberi perhatian. Ada orang berpendapat bahawa gadis yang cantik lebih beruntung kerana lelaki melayaninya dengan lebih baik, mesra dan lemah-lembut.

Janganlah sekali-kali seorang lelaki berduaan saja dengan seorang wanita, melainkan dengan didampingi seorang muhrim (Hadis Rasulullah riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas r.a)

Biasanya teruna akan terpikat dan terpesona dengan kecantikan si gadis dahulu, kemudian barulah si teruna menyelidiki perangai si gadis. Ini menyebabkan ramai lelaki terperangkap, menyesal atau menderita, terutamanya bila sudah terlanjur dan tidak boleh berundur lagi sedangkan baru tahu bahawa si gadis ltu teruk perangainya atau sudah ternoda. Walaupun mata yang belum berisi pengalaman itu tertarik pada rupa yang cantik, sebenarnya jodoh bagi hati adalah hati juga, bukannya rupa. Maksudnya pada akhirnya gadis yang hatinya paling suci sesuci hatinyalah yang dipilih oleh teruna untuk dikahwini. Berikut adalah petua-petua sekiranya anda ingin memilih gadis jelita menjadi lsteri anda:

Elakkan Dari Berkawan Dengannya
Dengan merapati dan berkawan dengan si gadis, kecantikan hati ini sebenarnya sukar untuk dinilai oleh lelaki. Selalunya yang dilihat semuanya baik, sopan dan elok apatah lagi pada masa itu sang teruna sedang mahu, dia hanya nampak yang elok. Si gadis pula mungkin hanya berpura-pura jadi baik dan sopan untuk memikat teruna. Itulah sebabnya ada yang membidalkan bahawa Yang bercahaya tidak semestinya emas dan Yang cantik tidaklah semestinya permata. Maka elakkan dari berkawan dengannya untuk mengelakkan anda dari terpesona dan terpedaya.

Di atas kejelitaan yang tiada tara bergantunganlah kehancuran yang tiada tara. (Bidalan ltali).

Lakukan Risikan Secara Rahsia
Kecantikan hati biasanya boleh dinilai oleh pengamatan rahsia si teruna bersama keluarga teruna terhadap si gadis. Risikan rahsia lni adalah untuk mengetahui bagaimanakah tingkahlaku si gadis itu bila dia berada
bersama keluarganya sendiri. Adakah si gadis dari jenis yang suka berjalan, bergaul bebas, atau suka menolong ibunya memasak, rajin berkemas dan taat dalam beribadat akan dapat ditentukan dengan lebih jelas. Pihak teruna juga boleh mengetahui perihal moral si gadis dengan menyelidiki ke manakah si gadis itu suka pergi di hujung minggu atau di masa lapangnya. Jika dia gemar pergi ke tempat yang kurang baik, besar kemungkinan dia mempunyai sifat-sifat yang kurang baik pula.

Kejelitaan dan kegembiraan tidak akan bersatu lama.
-Goethe

Walaupun pada asasnya cara menyelidik begitu, atau dipanggil merisik ini tidak begitu disukai oleh si gadis sendiri, ia adalah jalan yang dianggap lebih baik dari cara berkawan dengan si gadis, membawanya ke mana suka, dan menyelidik dengan bertanya pada gadis itu atau hasil memperhatikan tingkahlakunya di depan mata.

Cari Yang Duduk Bersama lbubapa
Sebenarnya alam gadis terdedah kepada pelbagai gejala yang tidak begitu menyenangkan. Terdapat lebih banyak unsur negatif dari yang positif di luar rumah, malah, bagi sesetengah keluarga ianya berlaku dalam rumah sendiri. Si gadis, yang masih dalam peringkat belajar hidup mudah terpengaruh kepada unsur-unsur negatif yang boleh merosakkan kesuciannya serta kebaikan perangainya. Ini kerana unsur-unsur negatif biasanya memberikan keseronokan dan nikmat tetapi kenikmatan ini berakhir sebentar saja disusuli pula oleh sesalan dan kemuraman mungkin seumur hidup.

Wanita jelita tidak bernasib baik dan teruna yang bijak tidak cantik - Bidalan Cina

Cari Yang Pandai Mengurus Rumahtangga
Pada zaman sekarang, masa remaja si gadis bererti masa sebagai pelajar sekolah menengah, pra-universiti dan pusat pengajian tinggi. Bagi gadis-gadis ini, masa untuk mereka belajar menjadi wanita dari ibu adalah amat terhad, jika ada, praktikannya hanya dalam jangkamasa pendek. Kesempatan untuk berada di dapur amatlah terhad pada hujung minggu serta semasa cuti. Akibatnya, semakin ramai gadis yang berorientasikan kerja makan gaji dan tidak berorientasikan mengurus rumahtangga.

Cari Yang Hormat Kepada Orang Tua
Selidikilah apakah dia gadis yang tahu menghormati orang tua. Ini penting kerana dia nanti akan bersua, bertandang ataupun duduk bersama ibubapa anda. Walau betapa cantik pun dia, jika dia tidak menghormati ibu dan bapa mertuanya, dia akan menyebabkan anda menjadi serba-salah dalam menangani kehidupan anda.

Kejelitaan wanita, gema hutan dan pelangi, akan wujud sebentar saja - Bidalan Jerman

Cari Yang Pandai Menjaga Kehormatan
Hal ini juga dapat diperhatikan di kalangan gadis-gadis yang tidak begitu berjaya dalam pelajaran. Lebih ramai yang suka bekerja makan gaji dari membantu lbu di rumah atas alasan meringankan beban keluarga. Bagi gadis yang mudah lupa masa inilah mereka akan jadi rosak. Mereka akan keluar dengan lelaki tanpa segan silu, mula memakai pakaian yang ketat dan menjolok mata serta belajar berbagai cara dari rakan sebaya untuk memikat lelaki. lbubapa yang tidak mengawasi gerak-geri anak gadisnya mungkin akan menyebabkan gadis itu menjadi gadis murahan.

Cari Yang Tidak Bebas Dengan Lelaki
Pada zaman dahulu, ada lbubapa yang sengaja tidak menghantar anak perempuannya ke sekolah. Takut nanti jadi perempuan jahat akibat dapat bergaul dengan lelaki secara bebas. Bila zaman semakin moden, pemikiran cara ini dianggap sudah usang. Ramai pula menganggap adalah lebih baik bagi wanita bersekolah asalkan saja di sekolah dia dilengkapi dengan input tatasusila dan adat apatah lagi agama.

Wahai si jelita jangan banggakan wajahmu, ianya hanya tamu yang akan berundang beberapa hari saja - Bidalan Hindustan

Cari Yang Didikan Agamanya Cukup
Beredarnya zaman perlu mengambil kira faktor sekeliling si gadis. Jelas pada kita bahawa cara hidup gadis sekarang sudah jauh berbeza berbanding gadis satu atau dua dekad silam. Namun, dari sudut nalurinya adalah sama saja. Zaman gadis adalah zaman mencari identiti dan cuba mengekalkan identiti itu. Jika terdedah dia kepada yang buruk maka buruklah jadinya. Walaupun begitu, gadis yang mendapat didikan yang baik besar kemungkinan akan menjadi wanita yang berguna kepada negara dan agama malah boleh menjadi contoh teladan sama ada kepada wanita mahupun lelaki.

Kadangkala lebih baik wanita buta dari wanita yang terlalu jelita - Bidalan Servia

Cari Yang Berpegang Teguh Pada Suruhan Agama
Ada empat sebab utama mengapa teruna memilih seseorang gadis, kerana kecantikannya, kerana hartanya, kerana keserasian taraf dan kerana agama. Yang akan membahagiakan ialah memilih gadis yang beragama. Dimanakah letaknya nilai gadis yang cantik? Letaknya ialah pada keimanan gadis itu. Jika dia cantik dan dia pula beriman, berharta dan setaraf pula, maka dialah yang masuk ke dalam kategori gadis yang tak boleh tahan. Tapi sedarlah, dia akan memilih lelaki yang baik-baik pula!

Bertunang Jangan Lama
Blia anda sudah melamarnya, jangan tunggu lama-lama. Nikahlah dengan segera kerana gadis jelita, ramai yang ingin menggodanya. Elakkan dari membawanya ke sana-sini kerana ini akan menerbitkan cemburu di hati lelaki yang jahat serta membahayakan keselamatan si gadis. Petua orang tua-tua, kalau boleh, semasa bertunang perlulah berahsia, semasa bernikah perlulah dihebahkan agar semua orang tahu.

Katakan kepada wanita bahawa dia jelita, dan syaitan akan mengulangi kata itu kepadanya sepuluh kali - Bidalan tali

Kahwini Dia Ketika Usianya Masih Muda
Hal lni mungkin dianggap satu kontroversi oleh ramai orang tapi la merupakan kebenaran yang sukar untuk dinafikan. Mengahwini gadis jelita ketika umumya masih muda remaja dapat membantunya agar selamat dari godaan dan gangguan lelaki yang tidak bertanggungjawab. Ramai gadis jelita yang telah rosak kerana merosakkan diri atau dirosakkan. Ibubapa seharusnya melepaskan anaknya untuk dikahwini lebih awal dan jangan membuat alasan bahawa anaknya masih belajar atau baru bekerja.

Seorang gadis, sama ada dahulu ataupun sekarang, layak berkahwin blia dia sudah berumur kira-kira 13 tahun. Ramai orang mungkin berflkir anda gila mengahwini gadis semuda itu, tapi siapakah sebenarnya yang gila jika gadis jelita seperti ltu besar kemungkinannya akan ternoda? Cuma, lbubapa patutlah mempastikan bahawa anak gadis mereka mendapat suamiyang baik serta bertanggungjawab.

Wanita jelita yang kurang bernasib baik akan berjumpa lebib ramai pencinta berbanding suami - Bidalan Jerman

Elakkan Dari Terlalu Cemburu
Memang sudah menjadi adat dunia, gadis yang cantik jelita memang menjadi idaman teruna, suami orang mahupun duda. Elakkan dari menaruh perasaan cemburu. Yang penting ialah sejauh manakah anda telah bertindak untuk memilikinya. Bila si gadis telah menjadi isteri anda, didiklah dia agar dia menjaga kehormatannya serta taat pada agama.

Layan Dia Dengan Baik
Walau betapa jelita pun dia, seorang gadis tidak memandang pada paras rupa anda. Yang penting bila anda berkahwin dengannya ialah cinta anda kepadanya. Cinta bukan bermakna anda mahu ambil bulan bawa ke ribanya atau selalu melakukan seks dengannya. Cinta pada wanita ialah memahami jiwa mereka dan melayani mereka dengan baik. Bila dia sudah cinta pada anda seluruh jiwa raganya, dia tidak akan mudah tergoda dengan lelaki lain. Dia akan hanya anggap anda sebagai pengarang jantung dan buah hatinya.

Kejelitaan wanita yang tidak berguna itu ibarat racun dalam cembul emas - Bidalan Tamil

Bertanggungjawab
Walau betapa jelita pun dia, seorang gadis mahukan lelaki yang mampu menjaganya dengan baik, menguruskan kebajikannya serta memimpinnya menjadi wanita yang baik serta taat pada agama. Lelaki yang mereka mahukan ialah yang bertanggungjawab terhadap anak-anak serta menghormati pula ibubapa si gadis.

Read More...

What's the Part of You That No One Sees?

Sunday, 23 March 2008




The Part of You That No One Sees



You are innocent, sweet, and young at heart.

You present a purity that many people find appealing.

However, you are often tired of people treating you like a child.



Underneath it all, you enjoy being babied and pampered.

You have been known to feign inexperience to get out of sticky situations.

You fear getting old and losing your childlike charms.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Selawat

Saturday, 22 March 2008

Munsyid: Nadamurni
Album: Untukmu Rasulullah 2

Thola'al badru 'alayna
Min-tsaniyyatil wada'
Wajabasy syukru 'alayna
Ma da'a lillahi da'

Ayyuhal mab'u-tsu fiina
Ji'ta bil amril mutho'
Anta ghow-tsuna jami'a
Ya mujammalath thiba'

Thola'al badru 'alayna
Min-tsaniyyatil wada'i
Wajabasy syukru 'alayna
Ma da'a lillahi da'in

Sallallah 'ala Muhammad
Sallallahu 'alayhi Wassalam

Ayyuhal mab'u-tsu fiina
Ji'ta bil amril mutho'in
Anta ghow-tsuna jami'a
Ya mujammalath thiba'in


Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments Links to this post  

Keras Kepala

Friday, 21 March 2008

Said dan Dol, sepasang rakan karib yang suka sangat dengan aktiviti adventure. Said seorang yang sering mengatakan sesuatu perkara dengan benar dengan melihat dahulu kesahihannya. Manakala si Dol pula, sering tidak bersetuju dengan pendapat Said, dan sering menafikannya.

Pada suatu hari, mereka telah meredah satu hutan. Apabila memasuki hutan tersebut, tiba-tiba mereka berdua dikejutkan dengan gerak-geri sesuatu di celah-celah pohon renek. Benda alah tu sebenarnya burung jer. Mereka berdua pon bertikam lidahlah kerana sifat degil si Dol.

Said: Itu betol la burung Dol.
Dol: Mana boleh burung, kuat tu bunyi!
Said: Burung la Dol.
Dol: Aku pasti sangat kambing.
Said: Burung la.
Dol: Kambing la.

Setelah bertekak selama lebih kurang 10 minit, tiba-tiba burung tu keluar dan menampakkan dirinya, sepantas kilat Dol berkata..

Dol : Hah, kan aku dah cakap! Kau tengok tu, kambing terbang! Burung ape ke bendanya!

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments Links to this post  

Cerita Insan Mulia

Thursday, 20 March 2008

Bulan rabiulawal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad. Beliau adalah insan agung, pembawa rahmat kepada seluruh alam. Daripada sudut kemanusiaan, sifat-sifat beliau sama seperti manusia yang lain. Beliau makan, tidur, berkahwin, ketawa, sakit dan sebagainya sama seperti manusia biasa. Bagaimanapun beliau mempunyai keistimewaan tersendiri. Beliau adalah insan yang luar biasa.

Nama Nabi Muhammad sudah masyhur sebelum beliau lahir lagi. Ini terbukti apabila Nabi Adam sudah mengetahui kewujudan insan ini sejak beliau berada di syurga sebelum diturunkan ke dunia. Ini kerana sudah tertulis nama Muhammad di pintu Arasy, juga di segenap lapisan syurga. Kalimah Lailahaillah Muhammadurrusulullah yang bermaksud "tiada Tuhan selainNya, dan Muhammad sebagai pesuruhNya" tercatat di pintu-pintu syurga. Para Rahid Yahudi dan Nasrani sudah mendapat khabar kelahiran beliau dengan segala sifat dan watak beliau dengan terperinci. Mana ada manusia yang disebut-sebut sedemikian sebelum kelahiran mereka?

Ketika dilahirkan, Nabi Muhammad tidak menangis, seperti bayi-bayi lain. Sebaliknya beliau bertasbih, memuji kebesaran Tuhan. Beliau juga sudah siap disunatkan. Malahan, selepas beliau dilahirkan, ke mana sahaja beliau pergi awan akan memayungi beliau, satu penghormatan besar daripada Tuhan kepada beliau.

Oleh kerana keagungan dan kemuliaan beliau inilah, menyebabkan malam kelahiran beliau, dinukilkan oleh ulama sebagai malam yang penuh kegemilangan. Malam tersebut bermandikan cahaya terang benderang. Segala binatang bercakap seperti manusia. Malahan api sembahan penganut Majusi yang beribu tahun menyala di Usyrawan terpadam. Segala-gala yang berlaku bukan luar biasa kerana kelahiran junjungan besari ini adalah petanda kelahiran manusia paling agung di alam ini. Insan yang akan membawa rahmat ke seluruh alam bermula dari zamannya sehingga ke hari kiamat kelak.

Nabi Muhammad adalah penghulu segala nabi. Beliau adalah pemberi syafaat kepada umatnya di akhirat kelak. Beliau adalah insan yang akan memberi segala contoh teladan yang baik kepada umat manusia. Mematuhi setiap ajarannya bermakna kita meraih kasih sayang daripada Tuhan. Begitu juga apabila kita membenci, menjauhi serta mengingkari ajarannya, bermakna kita mengundang kemarahan daripada Tuhan.

Nabi Muhammad sebenarnya adalah insan yang terlalu hebat sebenarnya, Nama beliau sudah mula disebut sebelum beliau lahir sehinggalah beliau meninggal dunia. Ajaran beliau akan terus dipraktikkan sehingga ke hari kiamat. Tidak seperti manusia-manusia biasa lain, sekalipun diiktiraf sebagai hebat, namun ia hanya untuk sementara sahaja. Ada di antara mereka, namanya akan terus dilupakan sebaik sahaja mereka meninggal. Pun begitu, masih ada yang akan terus dikenang, contohnya para alim ulama yang meneruskan usaha Nabi Muhammad, menyebarkan dakwah Islam kepada manusia-manusia lain di atas muka bumi.

Nabi Muhammad, adalah Habibul Allah, yang bermaksud kekasih Tuhan. Ini terbukti sesiapa yang berselawat kepadanya akan mendapat ganjaran daripada Tuhan. Semua makhluk di atas muka bumi ini tidak kira sama ada manusia, malaikat, binatang dan tumbuh-tumbuhan sentiasa menyebut dan memujinya. Mereka menyebut dan memujinya sebagai tanda kasih sayang mereka kepadanya.

Kemuliaan Nabi Muhammad ini bukan sahaja kerana darjat kedudukan yang tinggi yang diletakkan oleh Tuhan, tetapi kerana keupayaan beliau menempuh penderitaan dan ujian. Beliau telah banyak menempuh kesulitan dan penderitaan. Semoga kita akan terus berada dalam kasih sayang Tuhan.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Tips Untuk Hilangkan Stress

Wednesday, 19 March 2008

Terdapat beberapa tips yang kita boleh amalkan bertujuan mengurangkan
tekanan hidup. Antaranya ialah :

1) Biasakan diri berada dalam keadaan berwuduk

Jiwa kita akan menjadi tenang jika kita membiasakan diri mengambil wuduk
sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan
mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan
diri mengambil wuduk sebelum mengulang kaji pelajaran agar apa yang dibaca
akan mudah diingati.

2) Perbanyakkan membaca Al-Qur'an

Ganjaran yang besar akan diberikan Allah bagi sesiapa yang membaca
Al-Quran walaupun satu ayat. Waktu yang sesuai bagi kita untuk membaca
Al-Quran ialah selepas solat lima waktu dan waktu-waktu lain seperti
ketika berehat dan sebelum tidur. Oleh itu, jadikanlah Al-Quran sebagai
teman paling akrab pada sepanjang waktu.

3) Banyakkan Solat Sunat

Sebagai makhluk paling mulia di sisi Allah, kita disuruh membanyakkan amal
ibadat kita sehari-hari. Antaranya, dengan mendirikan solat sunat. Solat
sunat hajat, solat sunat taubat, solat sunat tasbih adalah antara pelbagai
solat sunat yang terdapat dalam Islam. Kita bangun pada sepertiga malam
dan mendirikan solat-solat sunat tersebut agar beroleh ketenangan dan
kekuatan daripada Allah.

4) Selalu berdoa kepada Allah

Allah telah berpesan iaitu jangan menyembah selain daripada-Nya. Ini
bererti kita disuruh berdoa hanya kepada Allah yang Maha Esa dan dilakukan
secara berterusan. Waktu-waktu mustajab berdoa adalah pada malam Jumaat,
tengah malam, pagi sebelum waktu Subuh, malam hari raya, ketika waktu azan
dan iqamah. Insya-Allah, Allah akan memakbulkan doa setiap hamba-Nya yang
benar-benar ikhlas. Namun, kita perlulah sedar bahawa sebarang rezeki
tidak akan datang bergolek sekiranya tanpa usaha yang bersungguh-sungguh.
Maka kita perlulah berusaha supaya mencapai sesuatu di samping berdoa
hanya kepada Allah yang Esa.

5) Bersangka baik dengan Allah

Kita sebagai manusia biasanya tidak akan terlepas daripada berhadapan
dengan ujian dalam hidup. Semuanya itu adalah ujian daripada Allah yang
Berkuasa bertujuan menguji keimanan kita sebagai hamba Allah. Oleh itu,
kita mestilah bersangka baik dengan Allah dan janganlah menyalahkan-Nya
jika terjadi sesuatu ke atas diri kita. Kita juga mesti percaya bahawa
tentu ada hikmah di sebalik kejadian itu.

6) Lakukan kegiatan luar seperti bersukan

Orang ramai selalu berkata bahawa badan yang cerdas akan membentuk otak
yang cergas. Segala tekanan sewaktu bekerja akan dilupakan apabila kita
melakukan aktiviti-aktiviti luar yang dapat menyihatkan tubuh badan
seperti bersukan. Situasi akan menjadi lebih menggembirakan jika kita
meluangkan masa membawa keluarga pergi beriadah. Ikatan kekeluargaan juga
akan bertambah erat dan kukuh.

7) Amal diet dengan disiplin yang kuat

Pengambilan makanan yang berlebihan dan tidak seimbang juga merupakan
salah satu faktor tekanan sewaktu bekerja. Oleh itu, cara untuk
mengurangkan tekanan adalah mengamalkan diet dengan disiplin yang kuat.
Diet yang tidak terkawal akan menyebabkan kegemukan dan menimbulkan
penyakit kronik yang lain seperti lemah jantung, darah tinggi, kencing
manis.

8) Menangis dengan sepuas hati

Tekanan yang dihadapi sekiranya melibatkan individu yang lain dapat
diredakan melalui luahan hati kita dengan menuliskan rasa ketidakpuasan
hati kita itu dalam sehelai kertas. Sikap cuba menyimpan perasaan tersebut
dalam hati boleh menyebabkan diri merana. "Luaran lain hati lain" ada
sesetengah individu apabila mereka mengalami sesuatu tekanan, mereka
seolah-olah tidak menunjukkan permasalahan mereka itu. Sebagai contoh,
bila dilihat bersama rakan-rakan tetapi dalam hatinya hanya Allah yang
Maha mengurangkan tekanan yang dihadapi di tempat kerja.

9) Hargai kebolehan diri sendiri

Kita perlu mempunyai satu sikap yang dipanggil yakin diri. Apabila kita
mempunyai keyakinan diri, maka kita tidak akan mempunyai masalah untuk
melakukan sesuatu pekerjaan yang disuruh oleh pihak lain sewaktu bekerja.
Kita yakin bahawa kita boleh melakukan kerja yang disuruh dengan mudah dan
tiada sebarang masalah yang dihadapi. Apa yang penting ialah, kita mesti
menghargai kebolehan diri sendiri dan memulakan hidup dengan lebih ceria.

10) Cintai diri sendiri

"Cintailah diri kamu sendiri sebelum kamu mencintai diri orang lain".
Jelas daripada maksud sepotong hadis ini, kita dapat memahami bahawa kita
perlu mencintai diri sendiri terlebih dahulu berbanding orang lain. Diri
kita yang selama ini masih pada tahap lama dalam pekerjaan perlu
dipertingkatkan dengan cara yang dinyatakan di atas. Kita perlu memulakan
kehidupan kita dengan ceria dan penuh dengan senyuman. Kesimpulan Sebagai
kesimpulannya, tekanan kerja bukanlah satu bebanan yang sukar untuk
diatasi. Dengan usaha yang gigih dan kesabaran yang tinggi serta jalan
penyelesaian yang jitu, bebanan yang kita alami pastinya akan dapat
diselesaikan dengan jayannya.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Doa Sewaktu Bersujud dan Keistimewaannya

Tuesday, 18 March 2008

Sewaktu bersujud kita berada amat hampir dengan Allah SWT. Katakanlah apa sahaja hajat di dalam hati sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yang biasa memanjangkan sujudnya dengan memperbanyakkan zikir dan doa di dalamnya.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud,"Suasana yang paling hampir antara seseorang hamba dengan TuhanNya ialah di kala ia bersujud kerana itu hendaklah kamu memperbanyakkan doa di dalamnya."

Banyak doa yang diamalkan oleh Rasulullah SAW untuk diikuti. Satu daripada yang paling baik untuk diamalkan ialah doa yang dibaca sewaktu sujud akhir dalam solat iaitu,

"Ya Allah, tambahkanlah bagiku rezeki yang banyak lagi halal, imam yang benar, ilmu yang bermanfaat, kesihatan yang elok, kecerdikan yang tinggi, hati yang bersih dan kejayaan yang besar."

Semoga dengan mengamalkan doa itu kita dapat manfaat atau sekurang-kurangnya menjadi cita-cita kita dalam mencari keredhaan Allah dunia dan akhirat. Banyak kelebihan memanjangkan sujud dan memperbanyakkan doa di dalamnya. Rasulullah SAW biasa berbuat begitu sehingga pernah para sahabat hairan kerana lamanya Baginda bersujud.

Keistimewaan umatnya yang bersujud telah disebutkan oleh Baginda dalam sabdanya yang bermaksud :

"Tiadalah ada seorang umatku melainkan aku yang akan mengenalinya di hari kiamat.

Mendengar itu para sahabat bertanya :

Bagaimanakah engkau dapat mengenali mereka dalam khlayak ramai wahai Rasulullah?"

Jawab Baginda :

"Tidakkah engkau melihat seandainya sekumpulan unta dimasuki oleh seekor kuda yang amat hitam, sedangkan di dalamnya pula terdapat seekor kuda putih bersih, maka adakah engkau tidak dapat mengenalinya?"

Sahabat menjawab :

"Bahkan!"

Rasulullah menyambung :

"Kerana sesungguhnya pada hari itu (kiamat) muka umatku akan putih (berseri-seri) disebabkan mereka bersujud (di dunia), segala anggota mereka (terutamanya anggota wudhuk) putih berseri-seri oleh cahaya wudhuk!!

Ahli neraka juga mendapat keselamatan kerana bekas sujudnya. Rasulullah bersabda yang bermaksud :

"Apabila Allah hendak melimpahkan rahmat (kebaikan) kepada ahli-ahli neraka yang Dia kehendaki, Dia pun memerintahkan malaikat supaya mengeluarkan orang-orang yang menyembah Allah, lalu mereka dikeluarkan dan mereka dikenali dengan kesan-kesan sujud (di dahi mereka), di mana Allah menegah mereka pun keluar dari neraka, maka setiap tubuh anak Adam akan dimakan api neraka selain bekas sujud."

Begitulah Allah memuliakan hambaNya yang bersujud. Orang yang bersujud mendapat keistimewaanya apatah lagi di dalam sujud kita berdoa. Sudah tentu mendapat perhatian yang sewajarnya. Semoga kita akan menjadi hamba yang benar-benar mendapat rahmat.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

ASK USTAZ: Bernikah di 2 negara

Monday, 17 March 2008

zeus
Location: Canada - Singapore

Soalan:


Assalamu'alaikum Ustaz,

1) Jika sepasang mempelai dinikahkan di sesebuah negara (umpamanya, Malaysia) dan kemudian kerana sebab-sebab pentadbiran mesti dinikahkan sekali lagi di negeri pasangan (umpamanya, Amerika) - apakah hukumnya?

Kedua-dua upacara ini tidak berdekatan dan dilakukan dalam jurang masa beberapa tahun.

2) Jika bukan kerana sebab-sebab pentadbiran atau 'legal' reasons, adakah hukumnya berlainan?

Jazakallah Khair.

---------------------------------------------------------
Ustaz_Haniff

Jawapan:


Assalamualaikum

1) tak de kesalahan apa-apa. bahkan sebaiknya dilakukan sedemikian jika ia satu keperluan undang-undang kerana dgn melegalkan pernikahan dinegara berkenaan memberi byk faedah antaranya hak setiap suami isteri terpelihara oleh undang-undang negeri eg warisan jika berlaku kematian, pembahagian aset jika bercerai.

2) tak pasti kenapa org dah nikah, nak nikah lagi.. err mungkin nak revew nikah, mcm org zaman sekarang ni Smile

saya rasa utk reaffirm tali perkahwinan, byk cara boleh buat. tapi kalau nak buat mcm mana org sekarang buat, atuk dan nenek nikah perbaharui nikah, terserahlah.. cuma niat kena betul

Ask Ustaz! @ http://www.rantauan.com/

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Tersenyumlah

Sunday, 16 March 2008



Penulis: Dr. Aidh Abdullah Al-Qarni
Halaman: 280 halaman

Suatu pagi, seorang Arab Badui ingin ikut shalat Shubuh berjamaah. Ketika itu sang imam membaca surah al-Baqarah, padahal saat itu orang Badui tersebut sedang terburu-buru karena suatu keperluan. Akibatnya, ia tidak dapat memenuhi keperluannya itu. Pada esok harinya, ia kembali ingin mengikuti shalat Shubuh berjamaah. Ketika imam mulai membaca surah al-Fiil, orang Badui tersebut langsung pergi seraya berkata, “Ini pasti lebih lama lagi! Bukankah Al-Fiil (gajah) lebih besar dari al-Baqarah (sapi)?”

***

Diriwayatkan bahwa seseorang pernah mengunjungi orang yang sakit, kemudian ia berkata kepadanya, "Apa penyakitmu ?" Ia menjawab, "Sakit di lutut". Ia berkata lagi, "Saya pernah mendengar satu bait syair yang diucapkan Jarir, tapi saya lupa awal syair tersebut, yang saya ingat adalah bagian akhirnya yang berbunyi, "Dan tidaklah penyakit dua lutut itu ada obatnya". Mendengar perkataannya itu, orang yang sakit itu berkata, "Alangkah baiknya seandainya bagian awal syair itu hilang bersama dirimu"

***

Seseorang datang kepada seorang ulama fikih untuk bertanya. Ia berkata, "Saya setiap kali menyelam ke sungai sebanyak dua atau tigak kali, masih tidak yakin apakah tubuh saya sudah terbasahi air seluruhnya, juga apakah saya sudah suci. Maka, apa yang mesti saya lakukan? Ia menjawab, "Jangan sholat!" Ada yang bertanya, "Kenapa kau berkata seperti itu?". Ia berkata, "Karena Nabi SAW bersabda bahwa beban hukum itu diangkat dari tiga jenis orang: yaitu anak kecil hingga baligh, orang yang sedang tidur hingga ia terbangun, dan orang gila hingga ia sadar. Dan orang yang sudah menyelam dua kali atau tiga kali, kemudian masih mengira bahwa ia belum mandi, berarti ia gila."

***

Ada seorang ulama fikih yang tinggal di sebuah rumah yang langit-langit rumahnya selalu berderit sepanjang waktu. Kemudia pemilik rumah datang menagih sewa rumahnya. Maka ulama itu berkata, "Perbaiki dahulu langit-langit rumah ini, karena ia selalu berderit!" Orang itu menjawab, "Jangan takut, ia sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah." Ulama itu berkata, "Saya khawatir jika dia hanyut dalam tasbihnya, tiba-tiba dia sujud..."

***

Seseorang yang beragama Majusi mati dengan meninggalkan utang. Para pemilik piutang datang kepada anaknya dan berkata, "Jual saja rumahmu untuk meringankan beban ayahmu." Sang Anak pun menjawab, "Apa jika rumah ini saya jual dan saya lunasi utang ayah saya, maka ia akan masuk surga?" Mereka berkata, "Tidak." Maka anak itu menjawab, "Kalau begitu biarkan ia tinggal di neraka, dan aku tinggal di rumah ini."

***

Pada suatu hari seseorang yang buruk rupanya memegang jenggot Jahizh. Namun, Jahizh diam saja. Maka, orang itu berkata, "Hei mengapa engkau tidak berdoa untukku?" Jahizh menjawab, "Saya tidak tega berdoa agar Allah menghilangkan keburukan darimu. Karena jika doaku dikabulkan, maka engkau tidak mempunyai wajah lagi."

***

Sepasang pengantin baru sedang bercakap-cakap di kamar tidur mereka. Pengantin pria pun mulai bercerita tentang ibunya. Ketika ia lama sekali bercerita, sang pengantin wanita pun jadi jengkel. Lalu ia marah pada pasangannya itu dan berkata," APa kamu gak bisa berbuat hal 'lain' selain bercerita tentang ibumu itu?" Sang pengantin pria menjawab, "Tentu saja bisa. Setelah bercerita tentang ibuku, aku akan bercerita tentang ayahku."

***

DARI judulnya saja, menggelitik kita untuk mengetahui isi buku setebal 280 halaman ini. Setelah membuka halaman pertama, kita terdorong untuk membuka halaman selanjutnya, dan baru berhenti setelah sampai di halaman terakhir, tanpa lelah, karena asyik membaca sambil tersenyum atau tertawa.

Ya, buku berjudul, Tersenyumlah ini memang patut untuk dibaca. Meskipun buku ini lahir dari Timur Tengah, buku ini jauh dari image yang melekat dari buku terbitan Timur Tengah yang biasanya dicetak apa adanya, tanpa sentuhan seni dan cenderung monoton.

Buku yang diterbitkan Gema Insani Press (GIP) ini, memuat kumpulan humor islami yang sangat bervariasi, mulai dari yang klasik hingga yang lahir pada dekade terakhir. Yang membuat buku ini tambah menarik, humor-humor yang disajikan bukanlah sekadar lelucon murahan, melainkan humor-humor yang cerdas. Bahkan kadang kala untuk bisa tertawa pun, pembaca dituntut untuk mengerutkan kening terlebih dahulu. Karena di balik humor-humor cerdas ini, sarat dengan nilai dan hikmah.

Dalam menulis buku ini, Aidh Al Qarni banyak menggunakan kitab klasik seperti, Akhbaarul Hamqaa wal Mughaffaliin, Akhbaarul Adzkiyaa, Akhbaaruzh Zhuraaf wal Mutamajniin karya Ibnul Jauzy dan banyak lagi kitab-kitab lainnya. Penggunaan kitab-kitab ulama terdahulu sebagai referensinya menjadikan buku humor ini sebagai buku humor yang berkelas dan bukan kacangan.

Tersenyumlah, dunia akan menjadi milik Anda. Setidaknya, begitu ajakan dari buku ini. Senyum memang sebuah kata sederhana, namun memiliki makna yang sangat berarti. Hanya dengan mengembangkan senyum, sudah dinilai sebagai sedekah. Betapa sederhana tampaknya, namun tak mudah juga melakukannya, kecuali bagi orang-orang berhati ikhlas. Mereka yang mampu tersenyum adalah mereka yang ingin membagi kebahagiaannya dengan orang lain. Mereka yang ingin menggugurkan kesedihannya untuk diganti dengan kepasrahan dan tawakal, yang berujung pada kebahagiaan juga.

Mereka yang pandai tersenyum, adalah mereka yang memiliki kecerdasan emosi tinggi. Mereka mampu mengendalikan emosi dengan baik, hingga dalam keadaan diliputi kesedihan dan kemarahan pun tetap bisa tersenyum dengan manis. Dalam keadaan teraniaya pun tetap mampu tersenyum, memancarkan cahaya keikhlasan dari dalam dadanya.

Dahsyatnya kekuatan senyum, telah mengilhami Aidh Al Qarni, penulis muda yang produktif dari Timur Tengah, menyumbangkan buah karya istimewanya ini, untuk mengajak umat tersenyum. Tersenyumlah, karena senyum tak kalah penting dengan beragam ibadah lainnya. Banyak pakar yang berpendapat bahwa tawa dan senyuman itu merupakan penyebab paling kuat yang mendorong manusia menjadi aktif dan produktif.

Kesimpulan dan saran mereka adalah: semua orang - sesuai dengan posisinya di berbagai profesi jika ingin menikmati hidup yang tenang, nyaman, dan bahagia, hendaknya dia menjadi orang yang ceria, tersenyum dan tertawa. Dengan demikian, dia dapat menciptakan suasana yang jernih dan cair, serta dapat mengusir kejenuhan, kebosanan, dan kesusahan hidup.

Orang China sering mengungkapkan suatu hikmah, "Orang yang tidak tahu bagaimana tersenyum, maka hendaknya dia tidak usah membuka usaha dagang." Sejumlah ilmuwan menyatakan bahwa tawa itu merupakan getaran akal yang melenyapkan ketegangan-ketegangan dalam jumlah yang cukup banyak.

Tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa tawa itu (yang proporsional dan pada tempatnya) adalah pelipur hati, obat bagi jiwa, dan kenyamanan bagi pikiran yang jenuh setelah bekerja dan menguras tenaga. Senyum dan tawa itu merupakan salah satu keahlian atau seni hidup, tapi banyak orang yang tidak berminat untuk mempelajarinya meskipun cukup mudah.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments Links to this post  

N95-1 Firmware 21.0.016

Saturday, 15 March 2008

Flash Lite 3 & Widget (webruntime) support added


Screenshot by Rodak

I just got a tip from the very trusted source that new firmware version for the Nokia N95 is on the way and it going to be the major update because it will brings the Flash Lite 3 and Widget (web runtime)!

Yeah you read it right; I know that it is hard to believe but apparently two new and very promising mobile technologies coming to oldie Nokia N95 and even better, I got the full change log to prove that!!! Last time we got the demand paging and now with Flash Lite 3 and Widget support the classic Nokia N95 is the simply the best choice in my personal opinion.

New firmware version for Nokia N95, should be available soon on the NSU and will be available progressively at the official Nokia Points and Nokia Service Points in the next few days.

I am not that much excided about playing the YoutTube movies directly from the browser as MobiTubia or emTube provides way better viewing and searching experience but this is the more than welcome addition anyway because we can finally watch the flash movies from the other sites apart the YouTube as well.

Beside the addition of the Flash and WRT is also brings a general stability improvements and as usually this release should improve the Nokia N95 performance as well as fix known bugs and problems from previous versions.

That’s all for know; better read the full change log that comes from the first hand and very reliable source!

For more just join discussion over at our forum section ;)
Changes/improvements made from
MCU SW v 20.0.015 to v 21.0.016

New features:

* • Flash Lite 3 support added
* • Widget (Web runtime) support added
* • Default year changed to 2008

Improvements:

* • General stability improvements.
* • Pre-defined access point kept after switching to different type SIM card.
* • Localization improvements.
* • Standby time improvements.
* • Improvements to BT headset interoperability.
* • Improvement to Calendar data restoring.
* • Switch from landscape to portrait mode & screen rotations improvements.

Browser:

* • Improvement to long text writing to web page text boxes.
* • Browsing from WLAN wizard improvement.

Media Player:

* • Localizations improvements in Music player.
* • Windows Media Player recognizes device as Nokia N95.

Gallery:

* • Image rotation improvement in album view.
* • Gallery & Slideshow performance improvements.

Messaging:

* • Improvement to SMS reception.

Java:

* • Midlet installation improvement.
* • Improvement to Java application start.
* • Java midlet certificate checking improvement.

Navigation:

* • General improvements to Maps application.
* • Localization correction to Search in Maps application.
* • Improvement to Navigate To –function when started from search application.

SIM:

* • Contact names with accents and more than 11 characters can be copied to SIM card.

http://www.symbian-freak.com/

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

5 Amalan Penghapus Dosa

Friday, 14 March 2008

1. Bertaubat
Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa yang bertaubat sebelum terbitnya matahri dari sebelah Barat, maka Allah akan emenrima taubatnya". (Riwayat Muslim).

2. Zikrullah.
Rasulullah saw bersabda: "Tidakkah kamu mahu aku beritakan pada kamu semua akan sebaik-baik amalan pada kamu dan secantik-cantiknya di sisi pemilik kamu, dan setinggi darjatnya, dan lebih baik daripada kamu berinfak emas dan perak, dan sebaik-baik daripada kamu berperang dengan musuh, lalu kamu membunuh mereka atau kamu syahid? Lalu sahabat berkata: Ya Rasulullah menyambung: :Zikrullah." (Riwayat Tarmizi).

3. Keluar menuntut ilmu.
Rasulullah saw bersabda: "Sesiapa yang keluar menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah jalannya ke Syurga". (Riwayat Muslim)

4. Melakukan amal kebaikan dan menunjukkan jalan kepadanya.
Rasulullah saw bersabda: "Semua amal makruf adalah sedekah dan penunjuk pada kebaikan seperti orang yang membuatnya." (Riwayat Bukhari)

5. Dakwah pada jalan Allah.
Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa yang berdakwah pada jalan Allah maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutnya tidak kurang pada pahala-pahala mereka itu." (Riwayat Muslim)

Abu Darda' pernah berkata: "Dapat mempelajari suatu masalah itu adalah lebih saya cintai daripada bangun beribadat sepanjang malam. Orang alim dan si penuntut ilmu itu adalah dua orang yang berkongsi kebaikan. Manakala, orang-orang selain keduanya adalah sesia belaka, tidak berguna sama sekali."

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Antara Dua Qiblat

Thursday, 13 March 2008

"Apakah doa kamu wahai anak gadis?"
"Semoga dikurnia suami soleh yang boleh membimbing saya dunia dan akhirat"

Jawapan begini biasa diberikan gadis yang bakal mendirikan rumahtangga ataupun pengantin baru. Kebanyakan wanita jika diajukan mengenai jodoh, mahukan suami soleh. Tetapi, apakah suami yang diidamkan itu, benar-benar memenuhi keperluan wanita? Cuba kita jenguk apa yang berlaku dalam sesebuah rumahtangga selepas doa sigadis untuk mendapatkan 'lelaki soleh' mungkin sudah dimakbulkan Allah. Lelaki yang soleh amat takut kepada Allah. Salah satu bukti ketakutannya kepada Allah ialah mengerjakan solat. Jadi lelaki yang soleh akan menyuruh, malah kekadang sehingga menyuruh, malah memaksa isterinya solat. Tetapi ada isteri yang liat untuk solat, sedangkan sebelum kahwin dia kata dia mahukan suami yang soleh.

Sedang si isteri sedap tidur di waktu malam, si suami kejutkan suruh solat tahajud. "Apalah suamiku ini?" rungut si isteri. Dulu si gadis mahukan lelaki soleh, tetapi selepas dapat lelaki soleh yang kejutkan si isteri untuk solat tahajud, dia marah-marah pula.

Lelaki yang soleh amat taat kepada Allah. Islam mewajibkan wanita tutup aurat. Jadi suami yang soleh tidak akan benarkan isterinya keluar rumah atau mengenakan pakaian sesuka hati. Atau berhias dan bermekap tebal. Suami yang soleh akan memastikan si isteri tutup aurat. Tetapi ada isteri kurang senang dengan perkara begini. Bukankah dulu, anda berdoa untuk mendapat suami yang soleh, tetapi bila dimakbulkan anda bantah pula cakapnya!

Suami yang soleh tidak akan duduk di rumah sahaja - berada di bawah ketiak isteri sepanjang hari. Ini kerana jihad fisabilillah adalah antara program lelaki soleh. Dia akan sentiasa keluar untuk berjuang. Sama juga dengan mencari rezeki halal, sehingga kadang-kadang balik lewat malam. Ini lagi tak disukai wanita. Jika dulu anda dambakan suami soleh, bila dah dapat, cara hidupnya pulak yang tak anda sukai.

Lelaki yang soleh juga akan menjadikan masjid sebagai 'rumah keduanya'. Ini pun ada wanita tak suka, asyik-asyik ke masjid aje, kata mereka. Lelaki yang soleh amat taat kepada kedua ibubapanya. Malah, baktinya kepada ibubapanya melebihi kepada isteri. Ini menyebabkan sesetengah isteri amat cemburu. Dulu anda mahukan lelaki yang soleh (amat taat kepada ibunya), bila dah dapat, anda marah pula! Macamana doa anda dulu??

Lelaki yang soleh juga tidak hidup bermewah-mewah. Wangnya yang banyak dihabiskan dalam perjuangan. Dia pun takut terima rasuah dan segala macam duit haram. Jadi dia tak dapatlah beri barang-barang mewah seperti rumah besar, kereta besar dan rantai berjela kepada isteri dan keluarganya. Dalam perkara ini pun ada isteri yang tak gemar. Jika dulu doa mahukan suami soleh, tetapi sekarang tidak suka pula sikapnya. Lelaki yang soleh mahu menjauhkan diri daripada maksiat. Dia buat yang halal sahaja. Salah satu perkara yang halal ialah kahwin empat. Ini memang mana-mana perempuan pantang, malah membenci suaminya kahwin lagi. Bukankah dulu anda mahukan lelaki yang soleh? Demikian banyaknya perkara yang tidak disukai oleh isteri, walaupun doanya dulu mahu mendapat suami yang soleh. Berdasarkan kriteria yang dibincangkan di atas, jelaslah suami yang soleh tidak dapat memberikan sebahagian besar daripada kehendak duniawi si isteri. Si isteri tak perlulah mengeluh, sebaliknya bersyukur kerana doa untuk mendapatkan suami yang soleh, mungkin telah dimakbulkan Allah.

Ingatlah, isteri-isteri Rasulullah s.a.w. sendiri pernah ditawarkan pilihan dunia (kesenangan) atau akhirat. Akhirnya mereka memilih akhirat.

Maka halatuju suami isteri tidak sekata dan sematlamat, jadilah kehidupan itu 2 qiblat, ataupun mewujudkan dalam rumahtangga itu, dunia ku dunia mu. Maka apa yg di mimpikan jauh sekali daripada yang apa diimpikan.

Wallahu’alam.

Read More...

Are You Hot?

Wednesday, 12 March 2008




You Play it Cool



You're not in your face, smokin' hot... and it's all by design

You have a carefully crafted cool persona, leaving everyone wanting to know just a little more.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 1 comments Links to this post  

Cinta-Mu Cinta Abadi

Tuesday, 11 March 2008

Munsyid: Nahwan Nur
Album: Di Kala Hati Bercahaya

Diriku yang kegelisahan
Tak pernah sujud pada-Mu
Akibat ikutan nafsu
Membutakan langkahku

Tangisan sayup kedengaran
Sayu pilu mengenangkan
Diri tiada berhaluan
Kelamku dalam sinaran

Tuhan... Wahai Tuhanku
Ampunilah diriku yang tidak berdaya
Tuhan.... Redhailah perjalananku
Agar tidak sesat berliku
Di penjuru waktu

Ar-Rahman.... Kaulah Tuhanku
Tetap Esa dan dirindu
Di sepanjang waktu
Ar-Rahim.... Aku merayu
Sucikanlah hatiku
Untuk bersama-Mu

Bergetar bibirku syahdu
Melafazkan kalimah-Mu
Kini baru aku sedari
Cinta-Mu cinta abadi


Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Pinjam

Monday, 10 March 2008

Melihat kawannya, Jojo sejak tadi asyik termenung, Din pun mendekatinya.

Din: Apahal ni, mcm ada masalah jek!

Jojo: Aku tengah bengang dengan si Raman tu.

Din: (Dengan terkejut bertanya) Raman? Kenapa pulak?

Jojo: Tak tau la aku ape yang dibuat dengan duit dia tu. Semalam takde duit, hari ni
pun takde duit.

Din: Laa. Dia nak pinjam duit dengan kau ke?

Jojo: Tak, aku yang nak pinjam.... hehehe (katanya sambil tersengih-sengih)

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 15:56 0 comments Links to this post  

Nikahun Mubarakun Hisham & Nurul Afia

Sunday, 9 March 2008

Assalamu'alaikum wrt wb.

"Barakallah laka, wa barakallahu 'alaika, wa jamaa bainakuma fi kulli khair.."

"Semoga Allah memberi barakah bagi kamu dan memberkati keluarga kamu, dan mengumpulkan kamu dalam kebaikan dan kepada kebaikan.."


Hisham & Nurul Afia


Hisham & Nurul Afia, Akmal & Inez

spiderman_pink: 'afwan jiddan! tak perasan ada pokok plak masa amik gambar ni. ni ada lagi gambar-gambar akmal dan inez


Lagu ni khas untuk para mempelai ^_^

Selamat Pengantin Baru
Munsyid
: Hijjaz

Bila dua hati dah terjalin
Selamatlah pengantin kami doakan
Moga redha Allah bersinar selalu
Tanda bermula bahtera hidup

Dalam melayari bahtera rumahtangga
Ada masa tenang dan masa gelisah
Jangan nafsu diikut melulu
Sabar dan kemaafan itu perlu

Beginilah resam manusia
Tak lari dari ketentuan Ilahi
Suami ketua isteri pembantu
Melangkah hidup saling berpadu
Susah dan senang hadapi bersama
Moga kekal ke anak cucu

Moga kekal hingga ke syurga

Selamat pengantin baru
Selamat pengantin baaaaaaaru



spiderman_pink: best eh pelamin ada 4 orang. mohksin, acam kalau satu pelamin 5 orang? *winkwink* XD

Read More...

Pilihanraya Malaysia 2008

Saturday, 8 March 2008





00:49 - "Abdullah tolak Islam punca Allah beri kekalahan kepada Umno/BN" - Nik Aziz
Mursyidul Am PAS, Tuan Guru Dato' Nik Aziz Nik Mat berkata, kemenangan yang diberi Allah kepada PAS, KeADILan dan pembangkang lain di Malaysia adalah kerana tindakan Umno/BN yang sudah cukup melampau.

Kata Tuan Guru, rakyat kelantan masih mahu mempertahankan kerajaan Islam yang telahpun dijalankan PAS sejak memerintah 18 tahun lalu. Rakyat Kelantan tidak mahu idealisme Umno yang hanya menumpukan kepada kebendaan, mengangggap rakyat buta huruf dan mahu memperbodohkan rakyat, katanya. Beliau juga memberi mesej peribadinya kepada Perdana Menteri, Dato' Seri Abdullah Ahmad Badawi berikutan kemenangan BA dan pembangkang lain dibeberapa negeri termasuk Kedah dan Pulau Pinang.

Secara peribadinya mesej Tok Guru kepada Abdullah ialah "Inilah akibatnya jika manusia tak dengar kata Allah".

http://harakahdaily.net

Unofficial: Opposition wins Selangor - 12.25am
Selangor has fallen into the hands of the opposition. PKR has earlier announced that its secretary-general Khalid Ibrahim will be named chief minister. In Selangor, DAP has taken 35 seats (DAP - 15, PKR - 11 and PAS - 9) out of the 56 seats in the state.

Meanwhile, the opposition is also doing very well in Perak but it is still not clear how many of the 59 state seats it has won. The opposition has so far won Penang, Kedah, Selangor and Kelantan.

Abdullah says defeat part of democracy - 11.50pm
Prime Minister Abdullah Ahmad Badawi said that he accepted defeat in three states - Penang, Kedah and Kelantan - a sizable number of parliament seats. He said that was how democracy works and urged everyone to remain calm and not to celebrate in the streets.

http://www.malaysiakini.com/
Mirror 1
Mirror 2

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Tidak Menjaga Pandangan Punca Hati Sakit dan Mati

Friday, 7 March 2008

Hati yang sakit, atau bahkan mati, disebabkan oleh titik-titik dosa yang bertambah dari waktu ke waktu kerana amal perbuatan yang kurang terpelihara, sehingga menjadikan hati tersebut hitam legam dan berkarat. Akan tetapi walau bagaimana bagaimana keadaan hati kita saat ini, tidak tertutup terus peluang untuk sembuh, sehingga dapat kembali menjadi hati yang sehat sekiranya kita berjuang sekuat-kuatnya untuk mengubatinya.

Salah satunya perkara yang membuat hati ini semakin gelap, kotor dan keras membatu adalah tidak pandai menahan pandangan. Barang siapa yang ketika di dunia ini tidak mahir menahan pandangan, gemar melihat hal-hal yang diharamkan Allah, maka jangan terlalu berharap dapat memiliki hati yang bersih.

Umar bin Khattab pernah berkata, "Lebih baik aku berjalan di belakang singa daripada berjalan di belakang wanita." Orang-orang yang sengaja mengarah pandangannya terhadap hal-hal yang tidak hak bagi dirinya, maka tidak hairanlah kalau hatinya lambat laun akan semakin keras membatu dan nikmat iman pun akan semakin hilang manisnya.

Sebenarnya hal ini bukan sahaja termasuk pandangan terhadap lawan jenisnya, bahkan juga pandangan mata hatinya terhadap kehidupan dunia ini. Contohnya melihat sesuatu yang tidak ia miliki, rumah orang lain yang lebih mewah, kenderaan orang lain yang lebih bagus, atau harta orang lain yang lebih banyak. Apa yang ada jarang disyukuri dan apa yang tiada dimilki sering ia risaukan. Hatinya lebih bergelojak memikirkan hal-hal yang tidak dimilikinya daripada menikmati apa-apa yang dimilikinya..

Kunci bagi orang yang memiliki hati yang bersih adalah menundukkan pandangan! Jika melihat lawan jenis yang bukan muhrim, cepat-cepatlah tundukkan pandangan. Kalau melihat dunia pula jangan sekali-kali melihat ke atas. Sekiranya tidak, akan penat dan letih kita akhirnya, kerana rezeki yang telah menjadi hak kita tidak kita syukuri dan tidak dimanfaatkan sepenuhnya kerana asyik melihat orang yang lebih daripada kita.

Adalah lebih baik melihat ke bawah. Lihatlah orang yang lebih fakir dan lebih menderita daripada kita. Lihatlah orang yang jauh lebih sederhana hidupnya. Semakin sering kita melihat ke bawah,semakin hati ini akan semakin dipenuhi oleh rasa syukur dibandingkan dengan orang yang suka mengadah pandangan ke atas. Walaupun kita melihat ke atas, tetapkan pandangan kita kepada Yang Maha Atas, iaitu kepada Zat Penguasa alam semesta. Lihatlah kekuasaan-Nya, Allah Maha Kaya dan tidak pernah berkurang kekayaan-Nya sedikitpun walau kita selalu meminta kepadaNya sampai akhir hayat.

Orang yang hanya melihat ke atas dalam urusan dunia, hatinya akan cepat kotor dan hancur. Sebaliknya, kalau tunduk dalam melihat dunia dan mengadah pandangan dalam melihat keagungan serta kebesaran Allah, maka kita akan menjadi orang yang memiliki hati bersih yang selamat.

Prof. Hamka pernah berkata, "Mengapa manusia bersikap bodoh? Tidakkah engkau menatap langit yang biru dengan awan yang berarak seputih kapas? Atau engkau turuni ke lembah sehingga akan kau dapatkan air yang bening. Atau engkau bangun di malam hari, kau saksikan bintang-bintang bertaburan di langit biru dan rembulan yang tidak pernah bosan orang menatapnya. Atau engkau dengarkan suara cengkerik dan katak saling bersahutan. Sekiranya seseorang amat gemar memandang keindahan, amat senang mendengar keindahan, niscaya hatinya akan terbebas dari perbuatan keji. Kerana sesungguhnya keji itu buruk, sedangkan yang buruk itu tidak akan pernah bersatu dengan keindahan."

Berbahagialah orang yang senang melihat kebaikan orang lain. Tatkala dia mendapat seseorang tidak baik kelakuannya, ia segera sedar bahwa manusia itu bukanlah malaikat. Di sebalik segala kekurangan yang dimilikinya pasti ada kebaikannya. Perhatikanlah kebaikannya itu sehingga akan tumbuh rasa kasih sayang di hatinya. Apabila mendengar seseorang selalu berbicara buruk dan menyakitkan, dia segera sedar. Siapa tahu sekarang dia berbicara buruk, namun esok lusa dia mungkin berbicara yang baik.

Jalaluddin Rumi pernah berkata, "Orang yang begitu senang dan nikmat melihat dan menyebut-nyebut kebaikan orang lain bagaikan hidup di sebuah taman yang indah. Ke sini anggerik, ke sana melati. Ke mana saja mata memandang yang kelihatan adalah bung-bunga yang indah dan harum mewangi. Di mana-mana sahaja yang kelihatan hanyalah keindahan. Sebaliknya, orang yang gemar melihat aib dan kekurangan orang lain, fikirannya hanya diselimuti dengan aneka keburukan sementara hatinya hanya dikepung dengan prasangka-prasangka buruk. Ke mana pun matanya melihat, yang kelihatan adalah ular, kala jengking, duri, dan sebagainya. Di mana saja ia berada senantiasa tidak akan pernah dapat menikmati indahnya hidup ini."

Sungguh berbahagialah orang yang pandai memelihara pandangannya kerana dia akan sentiasa merasakan nikmatnya kebeningan hati. Allah Azza wa Jalla adalah Zat Maha Pembolak-balik hati hamba-Nya. Sama sekali tidak sulit dan masalah baginya untuk menolong siapapun yang merindukan hati yang bersih dan bening sekiranya ia berikhtiar sungguh-sungguh.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Cerita-Cerita Motivasi Untuk Hidup Bertaqwa

Thursday, 6 March 2008



Susunan: Mohd Najib Nur Yasmin

Kebelakangan ini minat membaca di kalangan orang dewasa, remaja dan kanak-kanak telah meningkat. Tetapi hakikat yang tidak boleh dinafikan ialah ia hanya terbatas pada bacaan-bacaan ringan dan cerita-cerita fiksional yang membawa ke arah hiburan semata.

Koleksi cerita-cerita yang kami kumpulkan dalam buku ini bukan hanya sekadar terpuji dan seterusnya dapat dijadikan sebagai pedoman ketika menghadapi masalah.

Buku ini dilengkapi dengan kisah-kisah benar yang berlaku di dalam sejarah Islam sepanjang zaman. Kisah-kisah nabi, para sahabat dan tokoh-tokoh Islam yang kami kumpulkan dalam buku ini mempunyai hikmah-hikmah yang boleh membantu individu seseorang menjadi muslim yang sejati. Sesuai untuk orang tua, para remaja dan putera-puteri muslim.

Koleksi kisah-kisah dalam buku ini dapat menjana kemantapan aqidah, keberanian, budi pekerti dan motivasi mengatasi masalah dalam kehidupan seharian.

Mutiara Kata Hikmah
Orang yang lemah selalu merasa keberatan walaupun tidak ada yang dipikulnya. Sebenarnya bukan barang yang berat, tetapi fikirannya sendiri yang memberatkannya.

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post  

Mewaspadai Penyakit F L U Kader [Futur, Lesu, Uzlah]

Wednesday, 5 March 2008

Anda terkena sakit flu? Biasanya apabila kita banyak melakukan aktivitas tetapi tidak disertai istirahat dan makanan yang menunjang serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat dapat membuat seseorang akan mudah mendapatkan penyakit FLU tersebut. Untuk mengobati penyakit tersebut biasanya dokter akan menganjurkan minum obat dan istirahat yang cukup.

Lalu bagaimana seorang ikhwah bisa terkena FLU (Futur, Lesu, Uzlah)? Jawabannya tidak jauh berbeda dengan seroang yang terkena penyakit flu. Adanya beberapa kasus tentang al akh yang kemudian sangat aktif di organisasi dakwah kemudian tiba-tiba enggan untuk aktif kembali, ada juga yang hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban sebagai mutarobbi dengan prinsip "Asal Murobbi Senang" atau "Asal tidak tercatat negatif dalam struktural".

Penyebab sakit F L U
Untuk mengetahui seorang ikhwah terkena penyakit FLU, maka ada baiknya kita membuka kembali buku yang menjadi acuan aktivis tahun '90an yaitu "Terapi Mental Aktivis Harakah" tulisan DR. Sayyid Muhammad Nuh. Penyakit Futur ditempatkan pada bab pertama setelah bab pendahuluan mengenai "penyakit-penyakit di tengah jalan." Dua hal utama terjadinya futur adalah berlebih-lebihan dalam beragama dan suka menyendiri atau meninggalkan jamaah.

Terjadinya seorang al-akh berlebih-lebihan dalam beragama dikarenakan banyaknya tugas yang diemban oleh ikhwah tersebut dan tidak dibantu dalam sebuah team. Tampaknya sudah menjadi suatu kebiasaan atau rahasia umum dikalangan kita bahwa apabila seorang ikhwah yang mendapatkan amanah sebagai ketua dalam jabatan struktural maka biasanya ketua tersebut yang akan dituntut untuk tugas-tugas yang ada dan ikhwah yang lain sibuk dengan tugas-tugas luar struktur.

Hal lainnya adalah suka menyendiri atau meninggalkan jamaah, biasanya seorang ikhwah lebih menyukai kesendirian dikarenakan tidak lagi merasakan manisnya semangat ukhuwah dalam berjamaah serta tidak menemukan adanya nuansa ruhiyah ketika melakukan aktivitas ibadah dalam kesunyian. Dalam kesunyian ini, apabila ada saudaranya yang membiarkannya dalam kondisi tersebut, lambat laun namun pasti akan menjerumuskan akh tersebut dalam kelesuan beraktivitas dakwah. Beliau akan lebih suka dalam kemanisan beribadah daripada kesusahan aktivitas dakwah.

Lesu akan menjadi tingkat yang paling berbahaya dalam kondisi futur bagi seorang ikhwah, karena apabila seorang al-akh sudah mengalami kelesuan biasanya lebih suka untuk Uzlah. Uzlah bisa dijadikan alasan seorang ikhwah karena lebih merasakan manisnya nilai ruhiyah daripada berdakwah ke masyarakat. Adapula yang beralasan bahwa dengan bergaul dengan manusia dapat menganggu konsentrasi beribadah dengan melupakan pengertian ibadah yang sebenarnya.

Terapi Penyakit F L U Kader
Untuk mengobatinya tentu saja yang bersangkutan harus dapat memotivasi diri kembali dengan membaca buku-buku yang diperlukan, muhasabah diri pada saat istirahat. Tetapi, selain penyembuhan oleh yang bersangkutan maka kondisi lingkungan yang kondusif dalam proses penyembuhan tersebut. Menjenguk dan memberi oleh-oleh dari saudaranya bisa menjadi cara untuk mempercepat proses penyembuhan.

Seperti etika dalam menjenguk orang sakit, diusahakan tidak membahas tuntutan tugas dakwah, masalah-masalah dakwah yang harus diselesaikan, tetapi pembicaraan dapat diarahkan mengenai perhatian terhadap dirinya, keluarga dan hal-hal lain mengenai kesulitan prbadi kehidupannya dan akan lebih baik bila menawarkan diri untuk membantunya membantu permasalahan yang dihadapinya.

"Bagaimana kabar antum akhi?" Sudah lama tidak pernah kelihatan" Terdengar lebih baik dan manis daripada teguran "Kemana saja antum? Banyak tugas tuh!" atau "Kemana saja antum" Dimana saja antum bersembunyi antum akan tetap dicari akhi, bahkan bisa jadi catatan kaderisasi untuk tingkatan antum!?.

Atau "Akh, tugas yang kemarin antum dapat ada yang bisa ana Bantu?" juga terasa lebih baik dan melegakan bila dibandingkan "Bagaimana nih kerjaan antum? Kok hasilnya begini?". Ucapan-ucapan tersebut kelihatan sederhana tetapi sangat berpengaruh dalam dakwah fardiyah, silahkan baca kembali Sentuhan hati penyeru dakwah, panduan berdakwah syabiah tulisan Abbas As-sisi.

Memanusiakan kader dakwah
"Ikhwan juga manusia" begitu kadang sindiran beberapa akh dalam sebuah pembicaraan. Bersikaplah realistis terhadap kondisi saudara kita. Seorang al-akh yang sangat kekurangan dalam kondisi ekonomi, keluarga, waktu atau kesehatan tidak pernah kita anggap sebagai suatu masalah, tidak kita perhatikan bahkan tidak memberi solusi karena kita menganggap dia adalah kader dakwah yang harus menyelesaikan masalahnya sendiri karena masalah umat sudah terlalu banyak.

Paradigma yang berbunyi "Masalah dai bukan masalah umat" seharusnya diubah menjadi "Dai adalah bagian dari umat dan permasalahan dai adalah bagian dari permasalahan umat", sehingga dengan demikian, sudah seharusnya kita memberi perhatian lebih terhadap permasalahan yang dihadapi oleh para kader dakwah karena mereka adalah penggerak atau motor dalam masyarakat. Bisa dibayangkan, bila motor penggerak rusak tentu saja tidak akan bergerak dan masyarakat tidak akan berubah karena nilai-nilai dakwah tidak pernah sampai ke masyarakat.

Sebagaimana dalam kisah sirah nabawi, kita akan banyak menemukan perhatian lebih Rasulullah terhadap para sahabatnya sebagai motor penggerak utama, seperti sebelum shalat berjamaah beliau memperhatikan siapa si fulan yang tidak hadir dan menanyakan keadaannya. Bahkan tidak hanya menanyakan tetapi juga berkunjung memberi bantuan. Inilah cara yang diajarkan Rasulullah, seroang Murabbi, tauladan kita semua.

Bahasa Motivasi lebih baik dari bahasa ancaman
Apa yang menyebabkan para ulama kita terus berjuang dan berdakwah serta bersabar dalam medan yang susah pada zaman atau era terdahulu? Tentu saja jawabannya adalah untuk menggapai ridho-Nya dan dimasukkan dalam jannah-Nya, sebuah tujuan utama dalam mengisi lembar dakwah di dunia ini. Dengan adanya tujuan dalam diri mereka amka mereka akan mempunyai daya gerak yang luar biasa sebagaimana kualitas ini disebutkan dalam QS. Al Anfaal: 65 -66, bahwa nilai mereka bisa lebih besar 10 kali, 100 kali bahkan 1000 kali.

"Wahai Nabi (Muhammad) kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir, karena orang-orang kafir itu adalah kaum yang tidak mengerti." "Sekarang Allah telah meringankan kamu karena Dia Mengetahui bahwa ada kelemahan padamu. Maka jika diantara kamu ada seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus (orang musuh), dan jika diantara kamu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus ribu orang dengan izin Allah, Allah beserta orang-orang yang sabar."

Sebuah kekuatan yang luar biasa, kekuatan yang melebihi segalanya hingga meruntuhkan rasa takut terhadap ancaman manusia, mereka lebih takut terhadap ancaman Allah SWT, ancaman apabila catatan amal perbuatan yang buruk akan diberikan dari punggung manusia. Mereka lebih takut terhadap ancaman tersebut daripada ancaman yang keluar dari seorang manusia.

Motivasi diri itu tumbuh dari kesadaran akan tujuan utama, daya gerak akan keluar dengan kekuatan yang luar biasa. Bandingkan dengan orang yang bekerja atas dasar motivasi Allah semata dengan orang yang bekerja atas dasar takut akan ancaman terhadap manusia, manakah yang akan bergerak secara terus menerus dan mempunyai kekuatan yang luar biasa? Pergeseran nilai dakwah ini mulai dirasakan oleh beberapa ikhwah, bahasa ancaman mulai terdengar apabila ikhwah tidak mencapai target. Ancaman terhadap nilai catatan seorang kader dianggap sebagai sesuatu yang penting bagi perjalanan "karir" kader dakwah tersebut, hingga hal tersebut mempengaruhi nilai kerja di lapangan. Kader dakwah akan mengutamakan kerja yang lebih mendekatkan pada jenjang "karir", pemilihan lapangan dakwahpun diperhitungkan. Dalam hitungan beberapa kader, sebuah institusi bukanlah tempat yang prestisius dan menjanjikan karena selain "tidak pernah dilihat", banyak tugas operasional yang harus dilakukan dalam memenuhi nilai target, mulai dari mencari dana hingga melakukan kegiatan.

Namun demikian adapula ikhwah yang melihat dari sudut pandang berbeda, syiar menjadi ladang amal yang luar biasa, nilai keikhlasan dan kesabaran benar-benar diuji, mental ditempa, pemikiranpun akan diajak untuk selalu diasah dan pengorbananpun akan selalu dituntut. Mereka tidak begitu mempedulikan siapa yang akan melihat kerja mereka, walau mereka sudah bekerja optimal bahkan maksimal dalam berdakwah tetapi masih saja disalahkan, mereka menganggap sebagai suatu masukan dan evaluasi. Mereka yakin bahwa Allah SWT Maha Melihat apa yang dilakukan hamba-Nya, Dia mempunyai catatan tersendiri untuk hamba-hamba-Nya.

Dari segelintir merekalah, maka dakwah berjalan dengan berbagai program dan kegiatan, tetapi dalam realitanya, dari segelintir ini, satu persatu perlahan mulai terkena penyakit FLU. Banyaknya permasalahan dan tuntutan tugas, minimnya perhatian saudaranya serta kondisi lingkungan yang tidak kondusif membuat daya tahan "iman" seorang akh akan dapat ditembus oleh penyakit FLU ini, di sisi lain rekrutmenpun berjalan lambat yang komitmennyapun masih harus diuji dalam lapangan dakwah.

Bisa jadi tulisan ini hanyalah salah satu kasus khusus yang kemudian dijadikan kasus umum, bisa jadi pula tulisan ini sebuah realita yang tersembunyi dan menggerogoti nilai dakwah secara senyap sedikit demi sedikit, seperti kerja rayap pada sebuah batang kayu, tampak bagus dalam data tetapi mulai hilang dalam nilai, bagus dalam kuantitas. Hanya saja, bila fenomena ini benar dan mulai mewabah maka harus kita sikapi dan tangani secara bijaksana dan mulai dicarikan "obat" yang manjur serta "dokter" yang berpengalaman.

Semoga Allah SWT memberikan istiqomah serta keikhlasan kepada kita semua dalam melanjutkan warisan risalah dakwah ini dan semoga Allah SWT memberikan kepada kita kemuliaan di sisi-Nya, Amiin.

Engkau merangkak mencari mulia,
Dan orang-orang yang mencarinya berusaha
Sepenuh jiwa menempuh kelelahan

Mereka mengejar mulia hingga
Banyak yang jemu,
Yang akan menemukannya hanya yang
Sungguh-sungguh dan bersabar.
Jangan mengira bahwa mulia adalah kurma
Yang akan kau makan,
Tak akan pernah kau dapatkan mulia
Sebelum pahitnya sabar.


Wallahu'alambishowab


(Sumber: Majalah Tatsqif Edisi 17 Th. II/JUmadil Akhir 1427 H/Juli-Agustus 2006 (dengan sedikit revisi )

Read More...

Posted by hAiRiL/spiderman_pink at 23:32 0 comments Links to this post